Kasus Mutilasi

Ini Rekam Jejak Kegilaan Sugeng si Pemutilasi, & Sikap Anehnya Saat Dihampiri Anjing Pelacak Polisi

Begini Reaksi Pelaku Mutilasi di Pasar Saat Didatangi Anjing Pelacak Polisi. Simak selengkapnya.

Ini Rekam Jejak Kegilaan Sugeng si Pemutilasi, & Sikap Anehnya Saat Dihampiri Anjing Pelacak Polisi
istimewa
Rabu, 15 Mei 2019 20:54 Endusan Anjing Pelacak, Terduga Pelaku Mutilasi Akhirnya Ditangkap Polisi di Pasar Besar Kota Malang ISTIMEWA Tim K-9 Polres Malang Kota saat melakukan penelusuran menggunakan anjing pelacak di lokasi mutilasi Pasar Besar, Kota Malang, Rabu (15/5/2019) 

PELAKU mutilasi seorang perempuan di sebuah pasar ternyata bereaksi seperti ini saat anjing pelacak polisi mendatanginya. 

Ya, sebuah kasus mutilasi di pasar lekas tuntas begitu seekor anjing pelacak polisi diperintahkan mencium jejak lewat bau baju milik korban. 

Polisi lalu menangkap seorang lelaki bernama Sugeng tak jauh dari lokasi penemuan potongan tubuh yang dimutilasi.

Ini Reaksi Presiden Jokowi Saat Tahu Oso Satu Geng Dengan Luhut dan Jenderal Hendropriyono

Direktur Charta Politika Ungkap 3 Kejanggalan Dalam Klaim Kemenangan Prabowo 54 Persen

Nama Sugeng pun seketika ramai diperbincangkan. 

Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Malang, ditangkap petugas kepolisian hanya satu hari setelah mayat korban ditemukan.

Pria berusia 49 tahun ini ditangkap di Jalan Laksamana Martadinata, Kota Malang setelah Tim K-9 melakukan penyisiran menggunakan anjing pelacak.

Dirangkum Tribunnews dari Surya Malang, berikut kumpulan fakta tentang sosok Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang :

 Ini Reaksi Presiden Jokowi Saat Tahu Oso Satu Geng Dengan Luhut dan Jenderal Hendropriyono

 Direktur Charta Politika Ungkap 3 Kejanggalan Dalam Klaim Kemenangan Prabowo 54 Persen

1. Kronologi penangkapan terduga pelaku

Terduga pelaku mutilasi di Malang, Sugeng, ditangkap di depan Panca Budhi, Jalan Laksamana Martadinata setelah anjing pelacak Tim K-9 sempat berdiam lama di tempat tersebut.

Saat anjing pelacak pergi, Sugeng yang saat itu mengenakan kaos oranye dan jaket hitam duduk di tempat itu berdiam.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved