Pro-Kontra Penutupan Perlintasan Sebidang di Stasiun Cakung, Yang Nolak Karena Jalur Alternatif 5 Km

Kalau ditutup begini yah harus melambung lebih jauh, bisa lewat flyover (jembatan layang) Penggilingan setelah itu lewat Jalan Sultan Agung

Pro-Kontra Penutupan Perlintasan Sebidang di Stasiun Cakung, Yang Nolak Karena Jalur Alternatif 5 Km
Warta Kota/Rangga Baskoro
Dinas Bina Marga DKI Jakarta berencana membangun fly over di perlintasan sebidang Cakung pada pertengahan tahun untuk mengatasi kemacetan. 

Penutupan perlintasan kereta sebidang di Stasiun Cakung, Jakarta Timur menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Bagi masyarakat yang mendukung, karena kesal jeda penutupan perlintasan terlalu lama saat kereta melintas sehingga mengundang kemacetan.

Sedangkan mereka yang menolak karena tidak terima harus mencari jalur alternatif yang tentunya lebih jauh sekitar lima kilometer lebih.

Perlintasan Sebidang Stasiun Cakung Ditutup, Pengendara di Bekasi Kebingungan

Berikut Peta Rekayasa Usai Perlintasan KA Pisangan Lama dan Penggilingan Cakung Ditutup Malam Ini

SEA LIFE Malaysia Dibuka, Khusus Wisatawan Indonesia Dapat Tiket 1 Hari Gratis selama Promo Khusus 

Sebagai tempat pemberhentian kereta rel listrik (KRL) Commuter Line yang terletak di perbatasan DKI Jakarta dengan Kota Bekasi, sudah tentu penutupan perlintasan ini berdampak bagi warga setempat.

Salah seorang warga Bintara IV RT 02/15, Bekasi Barat, Kota Bekasi bernama Imam (40) mengaku keberatan dengan penutupan perlintasan sebidang ini.

Rute rekayasa lalu lintas terkait penutupan perlintasan KA yang akan ditutup adalah JPL 52 Pisangan Lama dan JPL 66 Penggilingan Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (10/5/2019) malam.
Rute rekayasa lalu lintas terkait penutupan perlintasan KA yang akan ditutup adalah JPL 52 Pisangan Lama dan JPL 66 Penggilingan Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (10/5/2019) malam. (Warta Kota/Istimewa)

Bagi dia yang suka pergi ke wilayah Cakung-Cilincing, keberadaan perlintasan sebidang ini justru mempersingkat waktu perjalanannya.

"Kalau ditutup begini yah harus melambung lebih jauh, bisa lewat flyover (jembatan layang) Penggilingan atau flyover Kranji setelah itu lewat Jalan Sultan Agung," kata Imam pada Sabtu (11/5).

Menurut Imam harusnya pemerintah menawarkan sebuah solusi dari dampak penutupan ini. Misalnya membuat underpass (jalan bawah tanah) atau flyover sebagai penghubung antara wilayah Bintara dengan Pulogebang.

Dia meyakini, pembangunan salah satu dari dua infrastruktur itu justru malah menguntungkan pengendara di jalan raya maupun penumpang kereta karena jalur tidak bersinggungan.

Song Jong Ki Perankan Sosok Seperti Ini di Drama Barunya

Kata dia, perlintasan sebidang di Stasiun Cakung selama ini diandalkan masyarakat sekitar untuk menuju objek-objek vital seperti Terminal Pulogebang, Pasar Bintara Baru, Polsek Cakung, Kecamatan Cakung dan sebagainya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved