Viral Medsos

Pria Ini Sebut Dua Anggota TNI Terluka Ditembak KKB Papua Tikus Mati di Nduga, Kini Diburu Warganet

Diduga, sosok penghina anggota TNI terluka ditembak KKB Papua, bernama Melu Buguwapai Boma yang kini tengah diburu warganet.

Pria Ini Sebut Dua Anggota TNI Terluka Ditembak KKB Papua Tikus Mati di Nduga, Kini Diburu Warganet
IST via Tribun-Medan.com
Diduga, sosok penghina anggota TNI terluka ditembak KKB Papua, bernama Melu Buguwapai Boma yang kini tengah diburu warganet. 

DIDUGA seorang PNS hina anggota TNI terluka ditembak KKB Papua, dan diketahui pria hina anggota TNI terluka ditembak KKB Papua dilakukan di Facebook.

Sehingga, hinaan anggota TNI terluka ditembak KKB Papua menjadi viral di media sosial atau medsos, yang saat ini warganet buru pelaku penghinaan anggota TNI yang viral di Facebook.

Diketahui, sosok penghina anggota TNI terluka ditembak KKB Papua, bernama Melu Buguwapai Boma.

WartaKotaLive melansir Suar.Id seorang pengguna facebook bernama akun Meli Buguwapai Boma baru-baru ini menuai kemarahan warganet.

Tiga Pasang Abnon Jakut Melaju ke Tingkat Provinsi

Harga Baru Rumah Subsidi Belum Diteken Menteri Keuangan, Ribuan Pengembang Berhenti Operasi

Gelaran Road To Kilau Raya 2019 MNCTV Hadirkan Sederet Artis Ternama Ibukota

Pasalnya, ia membuat postingan yang menghina TNI usai terjadinya penyerangan TNI oleh KKB Papua di Distrik Nirkuri, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, pada Rabu (24/4/2019).

Melasir Tribun-Medan.com, foto dua prajurit TNI yang mengalami luka usai ditembak KKB Papua, yakni Prada Muhammad H Zahman (Yonif Raider 321/GT) dan Serda Dedy Keswoyo beredar di media sosial.

Namun, Meli Buguwapai Boma bukannya menyampaikan keprihatinannya justru memposting kalimat hinaan terhadap TNI.

Meli Buguwapai Boma mengirimkan foto dua prajurit TNI yang terluka itu ke grup Facebook Berita Papua.

Situng KPU Bukan Satu-satunya Alat Perhitungan Hasil Pemilu Nasional

Rayakan Ulangtahun Forwan Luncurkan Buku Forwan 5 Tahun Melangkah

Warga Stres, Kemacetan Menggila Akibat Banjir di Tangerang

Ia menuliskan ketarangan, "Tikus Mati di Nduga."

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved