Jumlah Fintech P2P Terus Bertambah, Perusahaan Fintech Wajib Jadi Anggota AFPI

Jumlah Fintech P2P Terus Bertambah, Perusahaan Fintech Wajib Jadi Anggota AFPI.

Jumlah Fintech P2P Terus Bertambah, Perusahaan Fintech Wajib Jadi Anggota AFPI
adobe
Ilustrasi fintech P2P lending. Saat ini jumlah bisnis fintech P2P lending terus bertambah di Indonesia. 

Bisnis fintech P2P lending terus bertambah di Indonesia.

Ada 106 entisita P2P lending terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.

Perusahaan fintech P2P lending wajib jadi anggota AFPI.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sekarang bisnis fintech peer to peer (P2P) lending terus bertambah.

Berdasarkan data per 5 April 2019, ada ada 106 entitas P2P lending terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan  atau OJK.

Jumlah tersebut bertambah tujuh dari dari jumlah fintech P2P lending per Feberuari 2019 sebanyak 99 fintech.

Pemerintah China Bakal Melarang Aktivitas Penambangan Bitcoin

Adapun fintech lending yang baru terdaftar, yaitu Jembatan Emas, Kredible, KlikUMKM, Klik Kami, Cairin, Empat Kali, dan Batumbu.

"Saat ini ada 106 (P2P Lending) yang sudah terdaftar di OJK," ujar Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi kepada Kontan, Selasa (9/4/2019).

Kendati telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, tujuh fintech baru ini diwajibkan mendaftar menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sebagai asosiasi resmi penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending.

Kantor Pusat Ditutup, Ribuan Orang Geruduk Kantor Pusat Fintech Pinjaman Online

AFPI menjadi mitra strategis OJK dalam menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan para penyelenggara fintech P2P lending sesuai dengan penunjukan OJK No. S-5/D.05/IKNB/2019.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved