Pembunuhan

Warga Sering Temukan Jasad di Pinggir Tol

Warga yang tinggal di pinggir Tol Jagorawi, Jalan Usman Harun, Makasar, Jakarta Timur, tak hanya sekali menemukan jasad di dekat daerahnya

Warga Sering Temukan Jasad di Pinggir Tol
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Warga yang tinggal di pinggir Tol Jagorawi, Jalan Usman Harun, Makasar, Jakarta Timur, tak hanya sekali menemukan jasad di dekat daerahnya. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

MAKASAR, WARTAKOTALIVE.COM -- Warga yang tinggal di pinggir Tol Jagorawi, Jalan Usman Harun, Makasar, Jakarta Timur, tak hanya sekali menemukan jasad di dekat daerahnya.

Nurhayati (65), satu warga sekitar mengatakan penemuan mayat perempuan yang diduga korban pembunuhan itu bukan kasus pertama yang terjadi sejak dia berdagang di Jalan Usman Harun tahun 2002.

"Dulu beberapa kali ditemukan mayat dekat sini juga, saya enggak tahu itu dibunuh atau gimana tapi yang jelas mayat. Kalau tiga kasus mah lebih. Kejadiannya kapan saya lupa, tapi ini kejadian lagi setelah beberapa tahun," kata Nurhayati di Makasar, Jakarta Timur, Senin (8/4).

Nurhayati menyebutkan bahwa dulunya, daerah itu sering dijadikan sebagai tempat menggunakan narkoba.

Berikut Ramalan Zodiak Kesehatan Senin 8 April 2019 Libra Insom, Kesehatan Capricorn Turun

Ini 3 Zodiak yang Kurang Beruntung di Bulan April 2019: Virgo Kehilangan Kendali

Ulasan Zodiak Gemini: Seberapa Romantis, Setia dan Tanggungjawabnya di 2019

Berikut Urutan 12 Zodiak dari Paling Jujur Sampai Pembohong, Kamu Nomor Berapa?

Warga yang tinggal di pinggir Tol Jagorawi, Jalan Usman Harun, Makasar, Jakarta Timur, tak hanya sekali menemukan jasad di dekat daerahnya.
Warga yang tinggal di pinggir Tol Jagorawi, Jalan Usman Harun, Makasar, Jakarta Timur, tak hanya sekali menemukan jasad di dekat daerahnya. (Wartakotalive.com/Rangga Baskoro)

Mayat yang ditemukan di sana merupakan korban yang mengalami overdosis.

Meski lupa kapan tepatnya terjadi, satu mayat yang ditemukan bahkan merupakan teman sekolah anaknya yang masih tercatat sebagai warga Jakarta Timur.

Untuk Kali Pertama, Boeing Pangkas Produksi Boeing 737 Max: Untuk Menekan Kerugian

"Kalau dibilang sering enggak juga, ada jarak beberapa bulan lah. Penemuan mayat sering pas banyak yang pakai narkoba. Ibaratnya selang tiga bulan itu ada mayat. Makanya warung saya sering jadi tempat nongkrong polisi," ujarnya.

Nainggolan (48), satu warga sekitar lainnya memgatakan tak mengingat pasti sudah berapa kali dan kapan kasus penemuan mayat terjadi.

UPDATE: Polisi Kantongi Nama Pemutilasi Guru Honorer di Kediri, Diduga Kuat Orang Terdekat

"Memang bukan kasus pertama, dulu tahun 2010 kalau enggak salah pernah ada penemuan mayat juga. Tapi saya enggak tahu itu mayat dibunuh atau bagaimana. Memang kalau lokasinya lima rawan karena gelap," tutur Nainggolan.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved