Plafon Pelayanan Kecelakaan Lalin Jasa Raharja Rp 20 Juta, Jika Lebih Ditanggung BPJS Kesehatan

Plafon Pelayanan Kecelakaan Lalin Jasa Raharja Rp 20 Juta, Jika Lebih Maka Ditanggung BPJS Kesehatan

Plafon Pelayanan Kecelakaan Lalin Jasa Raharja Rp 20 Juta, Jika Lebih Ditanggung BPJS Kesehatan
Tribunnews.com
Logo Jasa Raharja 

Plafon Pelayanan Kecelakaan Lalin Jasa Raharja Rp 20 Juta, Jika Lebih Maka Ditanggung BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja telah melakukan penandatanganan kerjasama tentang Koordinasi Manfaat Penyelenggaraan Jaminan Kecelakaan Penumpang Angkutan Umun dan Lalu Lintas Jalan serta Jaminan Kesehatan.

Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Bayu Wahyudi mengungkapkan, optimalisasi koordinasi manfaat ini merupakan salah satu strategi untuk mengatasi tantangan sustainibilitas Program JKN-KIS.

"Diharapkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akan semakin tepat sasaran tidak tumpang tindih antar lembaga penjamin satu dengan yang lain," ungkap Bayu melalui siaran tertulis BPJS Kesehatan kepada Warta Kota, Jumat (15/3/2019).

Bayu mengungkapkan, Jasa Raharja merupakan penjamin pertama sampai dengan batas plafon sesuai ketentuan untuk kasus-kasus kecelakaan lalu lintas serta kecelakaan penumpang alat angkutan umum.

Lurah-Camat se-Jakarta Selatan Ikuti Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa

Total Pelangaran Alat Peraga Kampanye Partai Politik di Jakarta Pusat Sebanyak 4.400 APK

Ternyata, Begini Modus Pelaku Bobol ATM di Kampus Mercubuana Bekasi

"Setelah melalui plafon tersebut, maka korban akan dialihkan penjaminannya kepada BPJS Kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundangan," ungkapnya.

BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja juga menggandeng kepolisian dalam hal integrasi sistem informasi kasus kecelakaan lalulintas. Harapannya, proses administrasi dalam penentuan siapa lembaga penjamin dapat diidentifikasi dengan cepat.

"Kami imbau kepada masyarakat apabila mengalami kecelakaan lalin untuk segera mengurus surat laporan polisi. LP adalah syarat penjaminan oleh Jasa Raharja. Masyarakat harus peoaktif laporkan kejadian kecelakaan karena Jasa Raharja sebagai penjamin pertama akan biayai pelayanan kesehatan dengan plafon Rp20 juta. Apabila melebihi itu, akan ditanggung BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Bayu menambahkan, untuk penjaminan kecelakaan lalu lintas yang berhubungan dengan kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, bukan merupakan manfaat program jaminan kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan.

"Kalau itu merupakan manfaat program jaminan kecelakaan kerja yang ditanggung BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen (untuk ASN) dan PT Asabri (untuk prajurit)," tandasnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved