Disebut Sakau Oleh Netizen, Begini Kata Boni Hargens

Pengamat politik Boni Hargens sempat disebut sakau oleh netizen saat menghadiri acara di satu stasiun televisi swasta pada Senin (4/7) yang lalu.

Disebut Sakau Oleh Netizen, Begini Kata Boni Hargens
Rangga Baskoro
Pengamat politik, Boni Hargens saat menggelar konfrensi pers di kawasan Senen, Rabu (12/7). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, SENEN -- Pengamat politik Boni Hargens sempat disebut sakau oleh netizen saat menghadiri acara di satu stasiun televisi swasta pada Senin (4/7) yang lalu.

Ia pun langsung menepis peranggapan tersebut dengan menggelar konfrensi pers di kawasan Senen, Rabu (12/7).

"Tanggal 29 Juni saya sudah masuk RS Siloam Semanggi, dirawat sekitar 5 hari, kemudian saya keluar tanggal 3 Juli. Diagnosanya hipokalemia krisis kalium, ini zat untuk memompa jantung saraf otot. Kalau (yang kejadian) di saya, karena ada sakit lambung jadi sesak nafas yang cukup parah. Makanya saya tidak bisa berbicara banyak dan keras karena bisa memancing sesak," kata Boni ketika konfrensi pers, Rabu (12/7).

Namun, beberapa waktu berselang, ada permintaan dari satu televisi swasta untuk membahas Perpu Ormas lantaran ada ketakutan ditunda pengesahannya.

Kemudian, Boni datang ke stasiun TV yang mengundangnya sambil mengenakan gelang sebagai tanda bahwa ia masih menjalani perawatan.

"Saya datang bicara dan saya bilang saya tidak akan lama satu segmen bisa bagus, tapi ternyata tidak bisa karena harus 3 segmen," jelasnya.

Namun, saat segmen kedua, lanjut Boni, dia sudah sangat tidak tahan karena sesak sudah sampai ke dada sehingga menyebabkan oksigen ke kepala berkurang, pada saat itu Boni pun mengusap hidungnya sebanyak 2 kali menggunakan tangan kiri.

Reaksi itu lah yang mengundang respons negatif dari masyarakat yang mengatakan bahwa Boni saat itu sedang mengalami sakau.

"Akhirnya saya minta berhenti jadi yang menghentikan acara di tengah jalan itu saya sendiri dan juga atas inisiatif camera person yang memperhatikan kondisi saya," ucapnya. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved