Pemprov DKI Jakarta Dukung Pengembangan Sepak Bola Putri Lewat MLSC
Turnamen sepak bola putri antarSD dan MI kembali bergulir di Jakarta, akhir pekan mendatang. Turnamen ini didukung Pemprov DKI Jakarta.
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penyelenggaraan turnamen sepak bola putri usia muda yang akhir pekan ini bergulir di Kingkong Soccer Arena dan Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur, Jakarta.
Turnamen bertajuk "MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Seri 2 2025/2026, berlangsung mulai hari ini (12/2/2026) hingga, Minggu (15/2/2026) mendatang. Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim--yang hadir mewakili Gubernur Jakarta Pramono Anung--menyebut pemprov berkomitmen memperkuat pembinaan sepak bola putri sejak usia dini.
Ali menyampaikan pemprov senantiasa mendukung dan memfasilitasi tumbuhnya talenta muda, khususnya para atlet putri. Menurut Ali, MLSC menjadi ruang pembinaan positif yang melengkapi proses pendidikan karakter di luar ruang kelas.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur mengucapkan terima kasih atas inisiasi dari Djarum Foundation sehingga turnamen MLSC ini kembali diadakan. Antusiasme sangat bagus di tahun ini, oleh karena itu kami akan terus dukung agar menjadi agenda rutin di DKI Jakarta. Saya kira, turnamen ini menjadi contoh bagi semua pihak untuk bersama-sama membina olahraga baik berkolaborasi dengan pemerintah maupun dengan pihak swasta," kata Ali, Kamis (12/2/2026).
Staf Khusus Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Diky Soemarno yang turut hadir dalam seremoni pembukaan MLSC Jakarta Seri 2 2025/2026 menyampaikan dukungan Pemprov DKI terhadap ajang seperti ini akan terus diperkuat.
Menurutnya, DKI Jakarta memiliki ambisi besar dalam bidang olahraga, termasuk sepak bola, sehingga pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi prioritas utama.
"Kalau dukungan dari Pemprov DKI tentu sangat besar, karena ini menjadi wadah pembibitan, terutama bagi atlet-atlet DKI. Kami memang punya ambisi besar terhadap olahraga. Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur juga sering menyampaikan bahwa untuk olahraga, DKI akan memberikan dukungan maksimal, apalagi untuk sepak bola," kata Diky.
"Kami berharap para kepala sekolah dan tenaga pendidik juga bisa melihat potensi para murid di bidang nonakademik. Bakat olahraga ini harus dikembangkan agar bisa menjadi tujuan dan peluang yang baik di masa depan," sambungnya.
Sementara itu, Program Director MLSC Teddy Tjahjono menegaskan kompetisi ini kembali mencatatkan partisipasi yang signifikan. Tingginya animo peserta mencerminkan semakin kuatnya posisi turnamen ini sebagai platform kompetisi dan pembinaan sepak bola putri usia dini di DKI Jakarta.
Pada seri ini, tercatat sebanyak 2.319 siswi dari 128 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) ambil bagian, dengan rincian 85 tim di kategori usia (KU) 10 dan 123 tim di KU 12. Teddy menyebut pihaknya bersama pemprov melalui Dinas Pendidikan terus berkoordinasi.
Menurutnya, sinergi lintas pemangku kepentingan menjadi elemen krusial dalam membangun fondasi ekosistem pembinaan sepak bola putri yang terstruktur dan berkelanjutan sejak usia dini. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan ruang kompetisi yang aman, positif, sekaligus kompetitif bagi para atlet untuk mengembangkan potensi terbaiknya.
"Kami melihat tingkat partisipasi yang sangat positif dari para atlet muda di Jakarta, dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan dan turut ambil bagian dalam program ini. Capaian tersebut merefleksikan pertumbuhan minat yang kian kuat terhadap sepak bola putri di tingkat usia dini. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada pemprov DKI Jakarta atas dukungan strategis yang diberikan," ujar Teddy.
Pada kesempatan yang sama, pelatih kepala MLSC Jacksen Tiago menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan dan potensi besar sepak bola putri usia dini yang ia saksikan, baik dari dua seri sebelumnya hingga seri terbaru di Jakarta. Menurut Jacksen, babak kualifikasi MLSC Seri 2 Jakarta 2025/2026 digelar selama empat hari mengingat tingginya jumlah peserta yang mendaftar.
Jacksen menambahkan, antusiasme peserta yang dibarengi kualitas permainan menunjukkan sinyal positif bagi masa depan sepak bola wanita Indonesia. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan setelah setiap seri turnamen.
"Kami selalu melakukan evaluasi setelah event. Kami meninjau beberapa aturan yang bisa disesuaikan, misalnya terkait faktor usia, sehingga anak-anak bisa berkembang lebih optimal dan berjenjang. Mereka akan belajar bagaimana bermain sebelas lawan sebelas, dan dengan evaluasi yang tepat, kami berharap permainan mereka tetap menarik dan semakin berkualitas," ujar Jacksen.
turnamen sepak bola putri
pembinaan sepak bola putri
sepak bola putri Indonesia
sepak bola putri
Kejuaraan sepak bola putri usia dini
Bakti Olahraga Djarum Foundation
MilkLife Soccer Challenge
| Turnamen Sepak Bola Putri MLSC Diganjar Penghargaan oleh PSSI |
|
|---|
| Dampak Kehadiran Juara Baru untuk Atmosfer Turnamen Sepak Bola Putri |
|
|---|
| Arti Munculnya Kampiun Baru untuk Turnamen Sepak Bola Putri di Bandung dan Yogyakarta |
|
|---|
| Jadwal Turnamen Sepak Bola Putri KU 8, KU 10 dan KU 12 Tahun Seri 2 Musim 2025/2026 |
|
|---|
| MLSC Tangerang dan Semarang Seri 2 Diklaim Makin Kompetitif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/MLSC-20252026-Seri-2-Jakarta.jpg)