Darurat! Prabowo Mendadak Panggil Menteri dan Ketum Parpol ke Istana
Ditemani Megawati dan Surya Paloh, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Tindak Tegas Penjarahan, DPR Diminta Dengarkan Aspirasi Publik
WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan para ketua umum partai politik ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Minggu (31/8/2025).
Pertemuan yang digelar sejak siang hari itu diikuti oleh pimpinan partai dan pejabat kabinet dengan tujuan membahas situasi nasional yang sedang berkembang.
Salah satu yang hadir adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa sekaligus Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhaimin Iskandar.
Kepada wartawan, Muhaimin menyatakan agenda pertemuan meliputi pembicaraan langsung dengan Presiden dan akan dilanjutkan rapat kabinet.
“Pokoknya akan ada pertemuan dengan Presiden. Terus yang kedua nanti akan ada rapat kabinet,” ujarnya.
Disisi lain Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron membenarkan undangan kepada para ketua umum partai.
Namun mengatakan belum mengetahui secara rinci materi pembahasan yang akan disampaikan Presiden.
"Betul (undangan Ketum Parpol). Saya belum tahu (alasan), hanya ada undangan untuk kami hadir ke sini," ujarnya kepada wartawan.
Beberapa pimpinan lembaga negara dan partai politik tampak memasuki kompleks Istana sejak pukul 11.00 WIB, menandai pertemuan yang bersifat cepat dan terpanggil.
Langkah pengumpulan pimpinan partai dan kabinet ini menyusul keputusan Presiden Prabowo untuk membatalkan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok pada awal September.
Menurut pernyataan resmi Sekretaris Negara, keputusan pembatalan yang juga terkait agenda PBB pada bulan depan diambil agar Presiden bisa fokus memantau dan menangani dinamika dalam negeri secara langsung.
Keputusan itu diambil di tengah gelombang demonstrasi yang meluas di sejumlah daerah dan memicu kerusuhan di beberapa titik.
Kondisi ini, menurut catatan media internasional dan nasional, menjadi salah satu latar yang mendorong pemerintah untuk menempatkan prioritas pengelolaan situasi domestik di urutan pertama.
Keputusan menunda perjalanan ke luar negeri dan mengumpulkan para pemimpin politik serta kabinet menunjukkan respons pemerintahan terhadap dinamika yang dinilai mendesak.
Sumber-sumber di lingkungan istana menyatakan bahwa pertemuan dapat mencakup pembahasan langkah-langkah pengamanan, koordinasi antar-institusi, serta langkah komunikasi publik untuk meredam ketegangan.
Namun, hingga laporan ini diturunkan belum ada rincian resmi yang dipublikasikan mengenai keputusan kebijakan konkret hasil pertemuan tersebut.
| Dipolisikan karena Dituding Makar terhadap Pemerintahan Prabowo, Begini Tanggapan Saiful Mujani |
|
|---|
| Reshuffle Kabinet Makin Dekat, Golkar Pede Menteri Tak Akan Dicopot Prabowo |
|
|---|
| Mensos dan Wamensos Hadiri Taklimat di Istana, Ini Pesan Presiden Prabowo |
|
|---|
| Prabowo: Jika Pemerintah Dinilai Buruk, Rakyat Punya Hak Mengganti Lewat Pemilu |
|
|---|
| Mahfud MD: Kepemimpinan Prabowo Mulai Melenceng dari Gagasan di Buku Paradoks Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-Soal-Wamenaker.jpg)