TOPIK
Teroris di Ciputat
-
Lokasi penggerebekan terduga teroris di Kampung Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi tontonan warga.
-
Polisi masih memberi garis polisi (police line) di jalan menuju rumah kontrakan yang ditempati Dayat alias Daeng.
-
Keenam orang terduga teroris yang tewas tersebut diduga terkait dengan kelompok Abu Roban.
-
Polisi belum bisa mengatakan penggerebekan teroris di Ciputat dapat disimpulkan kelompok teroris sudah habis.
-
Anggota Detasemen Khusus 88 antiteror menggerebek dua rumah di Perumahan Mega Sentul, Bogor. Pemilik rumah ditangkap.
-
Pengamat Intelijen Wawan Purwanto mengatakan terduga teroris akan bertarung tanpa menyerah.
-
Sairon melihat Dayat tersungkur setelah terdengar tiga kali suara tembakan. Rekannya, seorang wanita, dikejar polisi.
-
Perampok bank BRI yang tak sengaja meninggalkan tas berisi bom rakitan merupakan bagian kelompok teroris Ciputat.
-
Pihak Kepolisian menemukan sebuah dokumen rahasia mengenai pembuatan bom dari lokasi penggerebekan teroris di Ciputat, Tangsel.
-
Penggrebekan lokasi persembunyian terduga teroris di Ciputat mendapat tanggapan dari Jamaah Anshorut Tauhid.
-
Setiap bulannya Jefri mematok harga Rp 500 ribu untuk Dayat. Pernah suatu kali Dayat membayar Rp 750 ribu.
-
Teman Dayat yang wajahnya mirip Nurul Haq itu selalu keluar kontrakan dengan mengenakan topi hitam.
-
Dayat tinggal di kontrakan milik Hajah Zaenab di RT 04 RW 07, Kelurahan Sawah, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan.
-
"Baik kok. Orangnya sopan. Kalo lewat, sering negor," ujarnya.
-
"Pulangnya malam, sering saya lihat bawa kaya kardus diikat di motor, enggak tahu apa isinya," ujar Alvin, Rabu (1/1/2014).
-
Sebelum disergap Densus 88, Dayat sempat bertanya kepada Simon. "Tidak tahun baruan nih?" ucap Simon.
-
Ia selalu mengalihkan pembicaraan bila diajak bicara tentang agama.
-
Semua barang tersebut kemudian diamankan oleh Puslabfor Mabes Polri dan satuan 1 Gegana Detasemen B Jibom.
-
Sekitar delapan anggota Densus 88 bersama tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) memasuki rumah yang letaknya di gang itu.
-
Dokumen tersebut juga dipetakan daerah-daerah yang menjadi target pengeboman kelompok teroris ini.
-
Sebagai upaya antisipasi, pihak Mabes Polri mengatakan diperlukan imbauan khusus pada sejumlah wihara.
-
"Kita biasa panggil dia Wak Nur, orangnya kurus, pake kacamata," ujarnya.
-
Karena kaget, warga kemudian mencari sumber arah bunyi tembakan tersebut.
-
Setelah satu jam, polisi keluar dari lokasi penggerebekan di Jalan Delima Setu RT 08 RW 02 Kelurahan Rempoa.
-
Berdasarkan pantauan WARTA KOTA NETWORK, print out tersebut terdiri dari beberapa lembaran kertas.
-
Menurut Anton, pihaknya akan memeriksa DNA keenam jenazah itu jika membutuhkan pencocokan identitas yang lebih akurat.
-
Alhasil, secara tidak langsung, tampak ada pergeseran sasaran dari pelaku teror yakni mereka mulai mengincar Wihara.
-
Menurut Sudarmin, terduga teroris tersebut sudah menempati kontrakan tersebut lebih kurang setahun.
-
"Saya persis tinggal di belakang dan nggak pernah tau profesinya apa. Dia pulang jam 11 malam terus," ujar Yanto.
-
Ketua RT 04/07, Bachtiar Iman Udin (45) mengungkapkan bahwa pemilik kontrakan, Zaenab, tidak melaporkan adanya penghuni baru
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved