Sabtu, 2 Mei 2026

Banjir

Banjir 2 Meter Rendam 800 Rumah di Villa Tomang Baru Pasar Kemis, 2.400 Warga Terdampak

Banjir hingga 2 meter merendam 800 rumah di Villa Tomang Baru, Pasar Kemis, Tangerang. Sebanyak 2.400 jiwa terdampak

Tayang:
Penulis: Nurmahadi | Editor: Dian Anditya Mutiara
TribunTangerang/Nurmahadi
BANJIR TANGERANG - Banjir melanda Villa Tomang Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, usai diguyur hujan deras sejak Sabtu (7/3/2026) malam. Pantauan Tribuntangerang.com di lokasi, Minggu (8/3/2026), ketinggian air diperkirakan mencapai 20 sentimeter hingga 2 meter. (Foto: Nurmahadi) 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR KEMIS - Banjir melanda Villa Tomang Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, usai diguyur hujan deras sejak Sabtu (7/3/2026) malam. 

Pantauan Tribuntangerang.com di lokasi, Minggu (8/3/2026), ketinggian air diperikirakan mencapai 20 sentimeter hingga 2 meter. 

Banjir kali ini pun memutus akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Tangerang dengan Kota Tangerang. 

Kondisi ini juga memaksa warga yang terdampak mengungsi ke musala yang dijadikan sebagai posko darurat. 

Baca juga: 13 Titik di 9 Kecamatan Kabupaten Tangerang Terendam Banjir, Air Capai 1,5 Meter

Sementara itu petugas medis tampak bersiaga dan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang terdampak. 

Warga Villa Tomang Baru, Yadi (50) menyebut luapan Kali Cirarab mulai masuk ke pemukiman pada Sabtu sekira pukul 22.00 WIB. 

"Di sini memang sering banjir, tiap hujan pasti terdampak banjir," katanya saat diwawancarai di lokasi.

Yadi mengaku banjir kali ini menyebabkan kerugian materiil lantaran sejumlah perabot rumah tangga dan peralatan elektronik rusak alami kerusakan. 

Baca juga: 105 RT di Jakarta Masih Banjir, Ketinggian Air Capai 170 Sentimeter

"Banyak yang rusak tv, kasur, dan meja makan, barang barang elektronik lainnya pada terendam," paparnya. 

Di samping itu Komandan Regu Pos Pasar Kemis BPBD Kabupaten Tangerang, Joko Murjito mengatakan banjir di Villa Tomang merendam 800 rumah. 

"Rata-rata hampir 2 meter ketinggiannya. Total warga yang terdampak kurang lebih 2.400 jiwa," jelasnya. 

Joko menambahkan pihaknya masih terus melakukan proses evakuasi terhadap warga yang masih berada di dalam rumah untuk diungsikan ke tempat yang lebih aman.

"Untuk yang mengungsi itu ada yang di musala, posyandu dan tenda-tenda yang sekiranya aman untuk berteduh," katanya. (m41)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved