Sabtu, 23 Mei 2026

Malaysia Masters 2026

Jojo Tersingkir di Perempat Final Malaysia Masters 2026: Terlambat Ubah Permainan Jadi Penyebab

Pria yang akrab disapa Jojo tersebut takluk dari wakil China, Hu Zhe An dengan skor 21-14, 13-21 dan 16-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur

Tayang:
Penulis: Abdul Majid | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
TERSINGKIR DI PEREMPAT FINAL - Perjalanan pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie di turnamen Malaysia Masters 2026 harus terhenti pada babak perempat final. Pria yang akrab disapa Jojo tersebut takluk dari wakil China, Hu Zhe An dengan skor 21-14, 13-21 dan 16-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026). Dok: PBSI 

Ringkasan Berita:
  • Jonatan Christie terhenti di perempat final Malaysia Masters 2026 usai kalah dari wakil China, Hu Zhe An 21-14, 13-21, 16-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
  • Jojo sempat dominan pada gim pertama, namun lawan mulai mampu membaca pola permainannya sejak gim kedua.
  • Pebulu tangkis 28 tahun itu mengaku kehilangan fokus di poin-poin krusial gim ketiga sehingga gagal membalikkan keadaan.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perjalanan pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie di turnamen Malaysia Masters 2026 harus terhenti pada babak perempat final.

Pria yang akrab disapa Jojo tersebut takluk dari wakil China, Hu Zhe An dengan skor 21-14, 13-21 dan 16-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026).

Jojo sebenarnya tampil menjanjikan di awal laga.

Unggulan keempat tersebut sukses menguasai jalannya pertandingan pada gim pertama sebelum akhirnya kehilangan momentum pada dua gim berikutnya.

Meski gagal melaju ke semifinal, Jonatan tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.

“Pertama pasti bersyukur, selalu Puji Tuhan karena selesai tanpa ada yang cedera,” ujar Jonatan selepas pertandingan.

Joo mengakui perubahan permainan lawan menjadi titik balik pertandingan.

Menurutnya, Hu Zhe An mulai mampu membaca pola permainan yang diterapkannya sejak gim pertama.

“Memang cukup disayangkan tadi. Saat pertama cukup mendominasi jalannya permainan, tapi di gim kedua dia sedikit membaca permainan saya dan saya kurang siap untuk segera ganti pola permainan juga,” terang Jojo.

Lebih lanjut, Jojo menilai lawannya tampil lebih agresif setelah berhasil memahami pola serangannya.

Situasi tersebut membuat dirinya kesulitan menjaga ritme permainan.

“Di gim kedua dia mulai banyak baca bola permainan saya seperti saat pertama, jadi dia lebih berusaha membaca polanya. Beberapa kali serangannya juga cukup baik. Saya rasa itu yang mengubah jalannya permainan,” ujar Jojo.

Pada gim penentuan, pebulutangkis berusia 28 tahun tersebut sempat mencoba mengejar ketertinggalan.

Namun, menurutnya kehilangan fokus di momen-momen krusial menjadi faktor yang membuat peluang comeback sulit terwujud.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved