Senin, 20 April 2026

Kabar Artis

Terseret Kasus PT DSI, Dude Harlino: Allah Beri Kami Hikmah Baru

Dude Harlino mengakui dirinya sempat khawatir akan terseret lebih dalam karena menjadi Brand Ambassador DSI

|
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diperiksa Bareskrim sebagai saksi kasus dugaan fraud PT DSI.
  • Keduanya sempat khawatir, namun kooperatif dan mendukung proses hukum.
  • Dude mengaku telah cek legalitas perusahaan sebelum jadi brand ambassador.
  • Ia berharap kasus tuntas dan dana investor bisa kembali sepenuhnya.

 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pasangan selebritas Dude Harlino dan Alyssa Soebandono ikut terseret kasus PT DSI, karena mereka didapuk menjadi brand ambassador selama ini.

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono pun diperiksa penyidik Bareskrim Polri sebagai saksi, guna mendalami kasus yang sedang dihadapi PT DSI yakni diduga fraud (kecurangan).

Dude Harlino mengakui dirinya sempat khawatir akan terseret lebih dalam karena menjadi Brand Ambassador DSI.

Tapi, ia berusaha ikhlas dan menjadikan masalah ini sebagai perjalanan hidup.

"Saya sama Icha belum pernah masuk dalam fase ini. Tapi Allah sepertinya ingin memberikan kami hikmah baru, membuka kacamata hukum buat kami secara pribadi," kata Dude Harlino usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026).

Dude mengungkapkan selama ini ia sudah berhati-hati dalam menerima pekerjaan, termasuk menjadi brand ambassador sebuah perusahaan.

Sebelum menerima tawaran brand ambassador, suami Alyssa Soebandono itu tentu mencari tahu lebih dulu tentang PT DSI.

"Ya pastinya kami mengecek legalitas PT DSI, mulai dari izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga pengawasan dari Dewan Pengawas Syariah MUI," ucap pria berusia 45 tahun ini.

"Dari awal aspek hukum sudah jadi landasan kami. Tapi ternyata hal ini tetap terjadi. Sekarang posisi kami memberikan support kepada penegakan hukum," sambungnya.

Dude baru tau kalau ada hal yang janggal dari PT DSI, setelah ia menyaksikan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI pada Januari 2026.

"Saya baru memahami skema yang sebenarnya terjadi melalui penjelasan PPATK dan Bareskrim, ada masalah internal di dalamnya," jelasnya.

Merasa prihatin dengan nasib para investor, Dude mengaku terus menjalin komunikasi intensif dengan Paguyuban Lender. 

"Kami cukup intens dengan Paguyuban Lender. Kami saling support. Saya pribadi ingin memberikan dukungan supaya suara mereka terdengar," terangnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved