Kabar Artis
Dina Lorenza Tanggapi Komentar Miring Artis Jadi Wakil Rakyat
Dina Lorenza mengakui stigma negatif kerap membayangi para artis yang memilih jalur politik, termasuk dirinya yang kini mengemban amanah
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Budi Sam Law Malau
Ringkasan Berita:
- Dina Lorenza menanggapi stigma negatif terhadap artis yang menjadi anggota DPR RI dan menegaskan kepercayaan publik harus dijawab dengan kerja nyata.
- Ia mengakui popularitas membantu, namun ketulusan, keseriusan turun ke lapangan, dan komitmen melayani rakyat jauh lebih penting.
- Lewat Komisi VII, Dina memperjuangkan kesejahteraan pekerja seni dan membuka akses lebih luas bagi film nasional ke bioskop besar.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -– Anggapan miring terhadap artis yang terjun ke dunia politik masih kerap muncul di ruang publik.
Tak sedikit selebritas yang duduk di kursi DPR RI dinilai hanya mengandalkan popularitas, bahkan diragukan kapabilitasnya sebagai wakil rakyat.
Hal tersebut turut disadari anggota DPR RI, Dina Lorenza.
Baca juga: Gathan Saleh Eks Suami Dina Lorenza dan Cut Keke Ditangkap Polisi Terkait Penembakan di Jatinegara
Ia mengakui stigma negatif kerap membayangi para artis yang memilih jalur politik, termasuk dirinya yang kini mengemban amanah sebagai wakil rakyat.
Menurut Dina, kepercayaan publik yang diberikan kepadanya bukan sekadar karena ketenaran, melainkan sebuah jalan yang harus dijalani dengan tanggung jawab penuh.
“Dengan diberi kepercayaan, ya kita berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja. Tidak semua yang terkenal juga bisa terpilih,” ujar Dina saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Dina tak menampik popularitas memberi kemudahan dalam meraih suara.
Baca juga: Kronologi Penembakan di Jakarta Timur, Pelaku Gatan Mantan Suami Dina Lorenza dan Cut Keke
Namun, ia menegaskan ketulusan dan keseriusan bekerja di lapangan jauh lebih penting dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bukan hanya ketenaran. Yang paling penting itu ketulusan hati, benar-benar mau kerja dan mau turun bersama rakyat,” ucapnya.
Sebagai figur yang lahir dari industri hiburan, Dina mengaku tidak melupakan dunia yang telah membesarkan namanya.
Justru posisinya di Komisi VII DPR RI dimanfaatkan untuk memperjuangkan isu-isu yang dekat dengan kehidupan para pekerja seni.
Ia menyoroti masih banyaknya pekerja industri hiburan yang belum mendapatkan kesejahteraan layak, meski bekerja dengan jam panjang dan tekanan tinggi.
“Masih ada teman-teman yang syuting dari pagi sampai malam, tapi kesejahteraannya kurang diperhatikan,” katanya.
Selain itu, Dina juga menyinggung sulitnya film-film berkualitas karya anak bangsa menembus jaringan bioskop besar.
Melalui Panitia Kerja (Panja) Perfilman, ia berkomitmen menyuarakan aspirasi insan perfilman agar mendapat ruang yang lebih adil.
“Banyak film Indonesia yang bagus, tapi sulit masuk ke jaringan bioskop besar. Ini yang sedang kami perjuangkan,” pungkasnya.
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp
| Didorong Pria Tak Dikenal hingga Tersungkur, Karina Ranau Ungkap momentum Mencekam di Warungnya |
|
|---|
| Trauma Masa Lalu, Tamara Tyasmara Belum Mau Menikah Lagi setelah Cerai hingga Kisah Asmaranya Kandas |
|
|---|
| Hoaks Haji Bolot Meninggal, Bikin Keluarga Kesal dan Merasa Dirugikan |
|
|---|
| Sarah Sechan Miris Peredaran Narkoba Sudah Masuk Dunia Anak |
|
|---|
| Momen Haru Rico Ceper Besuk Bolot, Sang Komedian Balas Tos Meski Masih Lemah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/TANGGAPAN-DINA-Anggota-DPR-RI-Dina-Lorenza.jpg)