Kabar Artis
Sarah Sechan Miris Peredaran Narkoba Sudah Masuk Dunia Anak
Sarah Sechan mengaku ngeri melihat peredaran narkoba yang kini menyasar anak-anak. Ia terlibat dalam film MAJU yang didukung BNN
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dian Anditya Mutiara
Ringkasan Berita:
- Sarah Sechan mengaku prihatin karena peredaran narkotika kini telah menyasar anak-anak dan remaja.
- Presenter berusia 52 tahun itu mengungkapkan cara melindungi anak dari pengaruh negatif dengan mendorong mereka aktif berolahraga dan melakukan kegiatan positif.
- BNN mendukung film "MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula" sebagai sarana edukasi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba
WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA - Presenter Sarah Sechan mengaku prihatin dengan maraknya peredaran narkotika yang kini menyasar anak-anak.
Kekhawatiran itu menjadi salah satu alasan dirinya terlibat dalam film "MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula" yang mengangkat tema pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak dan remaja.
Presenter Sarah Sechan terlibat dalam film drama anak-anak berjudul "MAJU: Jejak Pahit si Kembang Gula" karya sutradara Franklin Darmadi.
Sarah mengaku bersedia bergabung dalam proyek tersebut karena mengenal dekat sang sutradara dan tertarik dengan cerita yang mengangkat upaya memerangi sekaligus mencegah peredaran narkotika di kalangan anak-anak.
Baca juga: Gandeng Ponpes dan DKM, Begini Cara Pemkab Bogor Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
"Aku di sini jadi ibu kades. Seperti apa dia? Pokoknya karakternya misterius, enggak bisa ketebak," kata Sarah Sechan saat ditemui di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026) malam.
Presenter berusia 52 tahun itu mengaku miris karena cerita dalam film tersebut sesuai dengan fakta yang terjadi saat ini, yakni peredaran narkotika yang telah menyasar anak-anak.
"Jujur ngeri sih lihat peredaran narkotika zaman sekarang, anak-anak sudah jadi korban," ucapnya.
Ungkap Cara Jauhkan Anak dari Narkoba
Saat ditanya mengenai cara melindungi anak dari bahaya narkoba, wanita bernama asli Sarah Meirizka Hardiany Sechan itu mengaku berusaha membuat anaknya aktif melakukan kegiatan positif.
"Kalau aku berusaha membuat anak sibuk untuk berolahraga," ungkapnya.
Menurut Sarah, ancaman narkotika tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Karena itu, ia berharap film yang dibintanginya dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
Baca juga: Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap 58 Kasus Narkoba, Sita 3,2 Kg Sabu dan 5.529 Etomidate
"Semoga lewat film ini peredaran narkotika yang bikin orang dewasa dan anak-anak bisa teratasi dan diberantas," ujarnya.
Film produksi PANEN Entertainment tersebut mendapat dukungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
BNN Sebut 312 Ribu Anak Muda Terpapar Narkoba
Deputi Bidang Pencegahan BNN, Irjen Pol Muhammad Zainul Muttaqien, mengatakan pihaknya mendukung film yang dijadwalkan tayang pada 6 Agustus 2026 itu karena sejalan dengan visi pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Menurut Zainul, berdasarkan data BRIN tahun 2023, terdapat 3,3 juta jiwa yang terpapar narkoba di Indonesia.
| Momen Haru Rico Ceper Besuk Bolot, Sang Komedian Balas Tos Meski Masih Lemah |
|
|---|
| Kuntilanak Hitam Mengintai! Hana Saraswati Bongkar Kasta Gaib Tertinggi di Film Dukun Magang |
|
|---|
| Trauma Tamara Tyasmara: Yudha Arfandi Divonis, Teror OTK Malah Makin Ganas |
|
|---|
| Upaya PK Yudha Arfandi Ditolak MA, Tamara Tyasmara: 20 Tahun Penjara Tak Sebanding Penderitaan Saya |
|
|---|
| Yuni Shara Ungkap Kebiasaan yang Dilakukannya setelah Sering Disebut Awet Muda, Ini Rahasianya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sarah-Sechan-geram-narkoba.jpg)