Jumat, 10 April 2026

Kabar Artis

Jadi Ayah David Ozora, Chicco Jerikho Akui Lelah Hati Selama Syuting

Chicco Jerikho perankan ayah David Ozora dalam film Ozora, menyuarakan stop bullying. Film ini tayang 4 Desember.

|
Wartakotalive/Arie Puji Waluyo
PERANKAN AYAH DAVID - Aktor Chicco Jerikho berperan menjadi ayah dari David Ozora di Film k 'Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel' karya Anggy Umbara dan Bounty Umbara. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aktor Chicco Jerikho memerankan Jonathan Latumahina, ayah David Ozora, dalam film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel karya Umbara Brothers, guna mengangkat isu bullying dan keadilan.

David Ozora adalah korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan oleh Mario Dandy.

Saat ditawari langsung oleh Anggy dan Bounty Umbara, Chicco Jerikho tidak pikir panjang untuk menerimanya. Sebab, ia mengikuti kasus tersebut.

"Awalnya saya merasa seperti di pinggir jurang. Saya mengikuti berita kejadiannya dan saya adalah salah satu orang yang marah dan bereaksi keras atas kejadian tersebut. Jauh sebelum ada rencana pembuatan film," kata Chicco Jerikho ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Chicco mengakui berusaha mencari cara bisa menghubungi Jonathan, ayah David dan melakukan pertemuan guna memberikan dukungan kepada anaknya.

"Saat kejadian itu, saya melihat di media sosial dan berpikir, 'Gila, siapa orang yang tega melakukan hal seperti ini?'. Akhirnya, saya berkenalan dengan Bang Jo, kami berteman, mengobrol, dan saya bertemu langsung dengan David," ucapnya.

Baca juga: Banyak Lakoni Adegan Wow Bikin Lania Fira Kesulitan Jadi Pacar Chicco Kurniawan

"Kemudian, saya ditawari peran ini oleh Anggy. Menurut saya, ini adalah cerita yang perlu diangkat agar tidak ada lagi David-David lain di kemudian hari, apalagi melihat maraknya kasus bullying saat ini," tambahnya.

Suami Putri Marino itu mengungkapkan ia merasa kelelahan selama proses syuting berlangsung, karena berusaha mencurahkan isi hati dari Jonathan Latumahina, ayah David Ozora.

"Jujur, syuting film ini sangat melelahkan, bukan lelah fisik tapi lelah hati. Saya bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi Bung Jo. Saya meminta Bung Jo untuk hadir di beberapa adegan penting dan bahkan sejak proses reading," jelasnya.

" Saya terus menghubunginya karena ingin tahu apa yang ada di dalam perasaan dan pikirannya saat kejadian itu," tambahnya.

Chicco berusaha untuk mendalami dengan detil sosok Jonathan dan menggali perasaannya, saat tahi David Ozora jadi korban penganiayaan brutal.

Rupanya hal itu jadi tantangan besar Chicco. Karena ia harus bisa membawakan emosinya dengan benar.

"Pada saat itu, Bung Jo merasakan kekecewaan dan kesedihan, namun di sisi lain ia harus menahannya, harus terlihat tegar, kuat, sekaligus pasrah dengan keadaan. Itu bagian yang cukup sulit, bagaimana cara menyampaikannya agar tidak berlebihan dan tidak kurang, setiap emosinya harus tepat," terangnya.

Baca juga: Begini Persiapan yang Dilakukan Chicco, Bimo, dan Angga untuk Isi Suara Kambing di Film "Jumbo"

"Saya selalu berdiskusi dengan mereka, 'Apakah segini sudah pas?' Saya juga bertanya pada Bung Jo, sehingga bisa menyesuaikan intensitasnya, apakah perlu dinaikkan atau diturunkan sedikit," sambungnya.

Lewat film 'Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel', Chicco Jerikho mau mengajak semua masyarakat Indonesia, untuk stop perundungan atau Bully.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved