Selasa, 14 April 2026

Royalti Lagu

Piyu Padi Reborn Plong AKSI dan VISI Bergabung Jadi Tim Perumus RUU Hak Cipta

Musisi Piyu Padi Reborn setelah ada kesepakatan kubunya dan kubu penyanyi untuk duduk bareng bahas royalti lagu lewat RUU Hak Cipta.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Valentino Verry
warta kota/arie
BAHAS ROYALTI - Musisi Piyu Padi Reborn (kiri) didampingi Ari Bias merasa plong karena kubu pencipta lagu dan penyanyi duduk bersama jadi tim perumus bahas RUU Hak Cipta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polemik royalti di industri musik menyebabkan munculnya dua kelompok yang berseteru, antara pencipta lagu dan penyanyi.

Dua kelompok tersebut adalah Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dibawah kepemimpinan Ahmad Dhani dan Vibrasi Suara Indonesia (VISI) yang diketuai oleh Armand Maulana dan Ariel Noah.

Keduanya sama-sama ngotot dengan argumentasi mereka, bahkan Ahmad Dhani sering menyindir Ariel Noah yang dianggap tidak memikirkan pencipta lagu.

Baca juga: Ancaman LMK soal Royalti Bikin PO Bus Takut Putar Musik, Begini Tanggapan Penumpang

AKSI dan VISI akhirnya bertemu di gedung DPR RI membahas royalti lagu.

Royalti adalah imbalan atau bayaran yang diberikan kepada pemilik hak kekayaan intelektual (seperti hak cipta, paten, merek dagang) sebagai kompensasi atas penggunaan atau pemanfaatan karya, produk, atau informasi yang mereka ciptakan atau miliki. 

Pembayaran ini bisa berupa persentase dari pendapatan, jumlah penggunaan, atau bentuk lain yang disepakati, dan bertujuan untuk menghargai dan memberikan kompensasi kepada pencipta atau pemilik hak tersebut.  

Perseteruan mereka ditengahi oleh anggota legislatif, agar bisa mencari jalan keluar dari masalah yang ada.

Baca juga: Ahmad Dhani tak Mau Pencipta Lagu Melarat, Penyanyi Kaya Raya, Ini Solusinya

Ketua umum AKSI Piyu Padi Reborn menyampaikan bahwa perseteruannya dengan VISI, bukan sebuah dendam dan menjadi rival.

"Sebenarnya kami itu baik-baik saja, nggak ada masalah," ujarnya  ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2025) bersama Ari Bias. 

"Yang terjadi cuma perbedaan pendapat dan argumentasi aja," imbuhnya.

Piyu merasa Bunga Citra Lestari, Ariel Noah, Armand Maulana, hingga Judika punya persepsi sendiri tentang polemik royalti, begitu juga dengan dirinya bersama Ahmad Dhani dan kawan-kawan.

"Ya itu hal yang wajar karena kami mau sistem ini dibenahi, agar royalti bisa berjalan sebagaimana mestinya," ucapnya.

Gitaris Padi Reborn ini pun menyebut pertemuannya dengan Ariel Noah, Bunga Citra Lestari, hingga Judika di DPR RI tanpa ada amarah.

"Karena semuanya mau sistem di industri musik ini berjalan baik. Bahkan kami bergabung dalam tim perumus RUU Hak Cipta," jelasnya.

Piyu mengakui pihak DPR RI melibatkan AKSI dan VISI sebagai tim perumus, agar tak ada lagi polemik di kemudian hari yang diselesaikan lewat forum perumusan RUU Hak Cipta.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved