Senin, 25 Mei 2026

Warta Pendidikan

UMJ Gelar Wisuda Bernuansa Internasional, Tegaskan Komitmen Kampus Modern dan Humanis

Prof. Dr. Ma’mun Murod dalam menyampaikan bahwa setiap lulusan memiliki perjalanan hidup yang berbeda-beda

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Prosesi wisuda berlangsung di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, MA., Gedung Cendekia UMJ, Sabtu (23/05/2026), yang pelaksanaannya dibagi dalam dua sesi 

 

Ringkasan Berita:
  • UMJ meluluskan 1.176 wisudawan pada Wisuda Periode I Tahun 2026 yang digelar dalam dua sesi.
  • Rektor UMJ mengingatkan orang tua agar tidak menuntut anak melebihi kemampuannya.
  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti meminta lulusan menjadi generasi yang mampu memberi solusi bagi bangsa.
  • Wisuda UMJ menonjolkan nilai inklusif dengan kehadiran mahasiswa internasional, difabel, dan lintas agama

 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi meluluskan sebanyak 1.176 wisudawan pada Wisuda UMJ Periode I Tahun 2026 untuk Program Doktor ke-14, Magister ke-52, Spesialis ke-9, Sarjana ke-83, dan Diploma Tiga. 

Prosesi wisuda berlangsung di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir, MA., Gedung Cendekia UMJ, Sabtu (23/05/2026), yang pelaksanaannya dibagi dalam dua sesi.  

Pada sesi pertama, sebanyak 590 wisudawan berasal dari Sekolah Pascasarjana, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Sementara sesi kedua diikuti oleh 586 wisudawan dari Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Pertanian (FTan), serta Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK).  

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dalam pidatonya menyampaikan bahwa setiap lulusan memiliki perjalanan hidup yang berbeda-beda sehingga orang tua tidak perlu memberikan tuntutan di luar kemampuan anak-anak mereka.

Menurutnya, ada lulusan yang telah bekerja, masih mencari karier, hingga belum mendapatkan pekerjaan setelah lulus dan hal tersebut merupakan bagian dari proses kehidupan.  

Baca juga: Wisuda UMJ 2026, Abdul Mu’ti Ajak Lulusan Jadi Generasi Solutif

“Allah memberikan ujian kepada hambanya sesuai dengan kemampuannya. Maka jangan menuntut melebihi kemampuan putra-putri kita,” ujarnya.  

Ia juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara hubungan spiritual dan usaha nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Hablu minallah dan hablu minannas harus seimbang. Doa orang tua untuk anak-anaknya insyaallah akan diqobul, soal kapan waktunya itu menjadi kehendak Allah SWT,” tambahnya.  

Pada sesi kedua, Ketua Badan Pembina Harian UMJ sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas capaian akademik yang telah diraih. Ia menyebut wisuda sebagai tonggak awal memasuki perjalanan karier profesional dan berharap para lulusan mampu berkontribusi nyata bagi bangsa.  

“Wisuda menjadi momentum dan tonggak awal saudara sekalian meniti langkah baru dalam karir profesional masing-masing. Kami tentu berharap saudara sekalian dapat menjadi bagian dari generasi bangsa yang berkontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai macam problematika yang ada di tanah air kita,” ujarnya.  

Selain itu, Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., menilai UMJ sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan talenta unggul dengan mengedepankan integritas, moral, dan akhlak di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.  


“Mesin bisa memproses data dengan sangat cepat, lalu ada hal yang tidak dimiliki oleh mesin yaitu keimanan, empati, akhlak, dan di sini lah letak keunggulan sejati UMJ,” ujarnya.  

Wisuda UMJ Periode I Tahun 2026 juga menghadirkan nuansa internasional dan inklusif yang kuat. Sebagai kampus Islami yang menjunjung nilai rahmatan lil alamin, UMJ tidak hanya meluluskan wisudawan internasional, tetapi juga mahasiswa difabel hingga lulusan nonmuslim yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik di lingkungan akademik yang menghargai keberagaman.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved