Selasa, 28 April 2026

Berita Nasional

Rustini Muhaimin: Bukan Hanya di Sekolah, Literasi Harus Hidup di Tempat Ibadah

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen JDK untuk memperluas gerakan literasi hingga ke ruang-ruang ibadah.

Istimewa/Yolanda Putri Dewanti
Founder Jendela Dunia Kita (JDK), Rustini Muhaimin, meresmikan Pojok Baca Istiqomah hasil kerja sama JDK dengan Masjid Al-Istiqomah, Kemang, Jakarta Selatan. Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen JDK untuk memperluas gerakan literasi hingga ke ruang-ruang ibadah.(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 
Ringkasan Berita:
  • Founder Jendela Dunia Kita (JDK) Rustini Muhaimin meresmikan Pojok Baca Istiqomah di Masjid Al-Istiqomah, Kemang, Jakarta Selatan.
  • Peresmian ini bagian dari komitmen JDK memperluas gerakan literasi ke ruang ibadah dan lingkungan komunitas.
  • Pojok baca diharapkan menumbuhkan kebiasaan membaca anak dan remaja serta mengurangi ketergantungan pada gawai.
  • JDK optimistis kolaborasi dengan masjid dapat memperkuat literasi berbasis komunitas dan peran

 

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Founder Jendela Dunia Kita (JDK), Rustini Muhaimin, meresmikan Pojok Baca Istiqomah hasil kerja sama JDK dengan Masjid Al-Istiqomah, Kemang, Jakarta Selatan.

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen JDK untuk memperluas gerakan literasi hingga ke ruang-ruang ibadah.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menghadiri peresmian Pojok Baca Istiqomah hari ini. Kami ingin gerakan membaca tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga hadir di tempat-tempat ibadah," ujar Rustini kepada awak media, Senin (26/1/2026).

"Semakin banyak ruang yang menyediakan akses bacaan, semakin besar pula peluang kita membangun budaya literasi,” imbuhnya.

Melalui Pojok Baca ini, Rustini berharap anak-anak dan remaja yang datang ke masjid dapat memanfaatkan waktu sebelum atau sesudah beribadah untuk membaca buku.

Kehadiran pojok baca di masjid diharapkan mampu menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan yang menyatu dengan keseharian.

Selain menumbuhkan minat baca, Pojok Baca Istiqomah juga diharapkan menjadi alternatif positif untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai. 

Menurut Rustini, tantangan terbesar dalam membangkitkan semangat membaca saat ini adalah dominasi gadget dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita semua tahu tantangan terbesar literasi saat ini adalah gadget. Hampir semua orang, termasuk anak-anak, menggunakannya. Akibatnya, banyak yang lupa pada prioritas kegiatan yang seharusnya dilakukan. Melalui pojok baca ini, kami ingin menghadirkan ruang yang mengajak anak-anak kembali dekat dengan buku,” jelasnya.

JDK, lanjut Rustini, optimistis kolaborasi dengan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat dapat menjadi model pengembangan literasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. 

"Dan sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan ilmu dan karakter," pungkasnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua Muslimah Al-Istiqomah Tati Suparti, Camat Mampang Prapatan Jazuri, Ketua Tim JDK Miftahul Jannah, serta pendongeng Dunkdunk.(m27)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved