Rabu, 27 Mei 2026

Pendidikan

JIP Bina Kreator Muda Lintas Agama Lewat Program 'Digital Bersama, Toleransi Selamanya'

Pemuda Depok dari berbagai latar belakang agama ikut program 'Digital Bersama, Toleransi Selamanya'. Mereka dilatih jadi kreator konten untuk

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
PELATIHAN KONTEN KREATIF - Suasana pendampingan program 'Digital Bersama, Toleransi Selamanya' di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat pada Minggu (23/11/2025). Dalam sesi ini, para peserta lintas agama diajarkan teknik produksi konten, mulai dari pengambilan gambar hingga proses editing menggunakan smartphone. Materi voice over menjadi salah satu bagian yang paling diminati.PELATIHAN KONTEN KREATIF - Suasana pendampingan program 'Digital Bersama, Toleransi Selamanya' di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat pada Minggu (23/11/2025). Dalam sesi ini, para peserta lintas agama diajarkan teknik produksi konten, mulai dari pengambilan gambar hingga proses editing menggunakan smartphone. Materi voice over menjadi salah satu bagian yang paling diminati. 

Dirinya mengungkapkan program ini merupakan implementasi dari semangat toleransi dan pemberdayaan. 

"Kami berharap semakin banyak pemuda di Depok yang melek digital sehingga dapat berkontribusi positif bagi masyarakat," katanya.

Dijelaskannya, tahapan pendampingan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan “Digital Bersama, Toleransi Selamanya” yang telah resmi dimulai di Alun-Alun Kota Depok pada Sabtu (1/11/2025).

Selanjutnya, kegiatan digelar di Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Cinere. 

Perwakilan Gereja Katolik Santo Matias Cinere, Diana Marsela Siarmasa, mengapresiasi program ini.

“Sejauh ini sangat bagus. Pelaku UMKM juga semakin terbantu untuk lebih memahami bagaimana cara melakukan branding secara lebih luas. Selama ini kami hanya fokus membuat produk, ke depan kami berharap pemasarannya juga bisa berkembang,” ujarnya.

Ia juga menilai program ini menjadi ruang belajar bersama tanpa melihat latar belakang peserta.

“Program ini sangat bagus karena kami belajar bersama tanpa melihat agama, pendidikan, asal, dan lainnya. Ini menjadi salah satu bentuk toleransi antarumat beragama di Kota Depok, sesuai dengan nama programnya. Jadi kita bisa maju bersama,” tambahnya.

Program yang berlangsung selama satu bulan hingga awal Desember 2025 ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak kreator muda yang tidak hanya terampil secara digital, tetapi juga mampu menjadi perekat sosial di masyarakat.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved