Berita Nasional
Gunung Merapi Kembali Mengamuk, Guguran Awan Panas Meluncur ke Barat
Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali mengamuk pada Selasa (9/6/2026).
WARTAKOTALIVE.COM - Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali mengamuk pada Selasa (9/6/2026).
Amukan Gunung Merapi ini ditandai dengan guguran awan panas yang kembali terjadi sedari Selasa pagi.
Dari video yang dibagikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guguran awan panas tersebut mengarah ke arah barat.
Selain itu Gunung Merapi teramati mengalami 1 kali gempa Awan Panas Guguran dengan amplitudo 26 mm dan lama gempa 136.83 detik.
Selain itu, tercatat pula 35 kali gempa Guguran dengan amplitudo 1-351 mm dan lama gempa 26.43-115.46 detik.
Serta 22 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 1-33 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 10.98-29.68 detik.
BPPTKG juga mencatat 1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 2 mm, dan lama gempa 15.86 detik.
Hal itu berdasarkan hasil laporan BPPTKG Yogyakarta sepanjang periode pengamatan pagi-siang ini, Selasa (9/6/2026), hingga pukul 12.00 WIB.
Hingga saat ini, Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan Level III (Siaga) untuk gunung berapi aktif di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut.
Untuk pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas. Asap kawah nihil.
Sementara cuaca teramati cerah, angin tenang ke arah barat.
Suhu udara sekitar 24.7°C. Kelembaban 68.8 persen. Tekanan udara 918 mmHg.
Baca juga: Detik-detik Letusan Gunung Merapi Terjadi 17 Kali Dalam Sehari
Lebih lanjut, BPPTKG Yogyakarta seperti dimuat TribunJogja menyampaikan rekomendasi terkait potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/G-Merapi-meletus-Juni-2026.jpg)