Berita Nasional
Indonesia Diterpa Cuaca Panas, Suhu Capai 36,2 Derajat Celcius
Sejumlah wilayah di Indonesia mulai diterpa cuaca panas pada Rabu (27/5/2026).
“Dan itu yang perlu kita waspadai ketika di bulan Juni, Juli, Agustus, nanti puncak musim kemarau Agustus, September, itu dapat membuat kemarau di Indonesia akan lebih panjang dan juga lebih kering dari yang terjadi dalam rata-rata 30 tahun terakhir,” katanya.
BMKG menjelaskan masih banyak masyarakat yang menganggap El Nino dan musim kemarau sebagai fenomena yang sama. Padahal secara ilmiah, keduanya memiliki karakteristik berbeda.
Musim kemarau merupakan siklus iklim tahunan yang secara normal terjadi akibat pengaruh angin monsun Australia yang membawa massa udara kering ke wilayah Indonesia.
Sementara El Nino merupakan fenomena anomali iklim global yang muncul akibat peningkatan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang kemudian memengaruhi pola cuaca dunia.
BMKG mencatat fenomena El Nino umumnya terjadi setiap tiga hingga tujuh tahun sekali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/cuaca-panas-di-Jakarta45.jpg)