Berita Nasional
Indonesia Diterpa Cuaca Panas, Suhu Capai 36,2 Derajat Celcius
Sejumlah wilayah di Indonesia mulai diterpa cuaca panas pada Rabu (27/5/2026).
WARTAKOTALIVE.COM - Sejumlah wilayah di Indonesia mulai diterpa cuaca panas pada Rabu (27/5/2026).
Bahkan suhu udara di Medan, Sumatra Utara pada 27 hingga 28 Mei 2026 mencapai puncaknya yakni 36,2 derajat celcius.
Data suhu udara panas di Indonesia itu dibagikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Kamis (28/5/2026).
Dari 20 lokasi pemantauan, suhu tertinggi terpantau terjadi di Balai Besar Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Wilayah I yakni 36,2 derajat celcius.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Wilayah I terletak di Jalan Ngumban Surbakti No. 15, Selayang II, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara.
Balai Besar Wilayah I ini membawahi serta mengkoordinasikan stasiun-stasiun BMKG (Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yang berada di wilayah bagian utara Pulau Sumatera, termasuk provinsi Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Baca juga: Sejumlah Orang Tua Siswi Padepokan Padang Ati Jemput Anak Usai Borok Kyai Terbongkar
Sementara itu suhu di Halim Pk Jakarta mencapai 34.0 derajat celcius.
Rata-rata dari seluruh pantauan suhu udara, wilayah Indonesia diterpa panas 33 hingga 36 derajat celcius.
Berikut daftar suhu udara di sejumlah wilayah Indonesia
Balai Besar Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Wilayah I,36.2
Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim Ii,35.6
Stasiun Geofisika Deli Serdang,35.6
Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda,35.0
Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak,35.0
Stasiun Geofisika Lampung Utara,34.8
Stasiun Klimatologi Banten,34.7
Stasiun Meteorologi Rendani,34.6
Stasiun Klimatologi Sumatera Utara,34.6
Balai Besar Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Wilayah Ii,34.4
Stasiun Klimatologi Aceh,34.4
Stasiun Meteorologi Malikussaleh,34.3
Stasiun Klimatologi Papua Barat,34.2
Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak,34.2
Stasiun Klimatologi Riau,34.2
Stasiun Klimatologi Lampung,34.2
Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah,34.1
Stasiun Meteorologi Maritim Panjang,34.0
Halim Pk,34.0
Stasiun Meteorologi Radin Inten Ii,33.8
Sebelumnya memprediksi fenomena El Nino mulai aktif pada Juni 2026 dan berpotensi berlangsung hingga periode Maret sampai Mei 2027.
Fenomena iklim global tersebut diperkirakan memiliki intensitas sedang hingga kuat dan dapat menyebabkan musim kemarau di Indonesia berlangsung lebih panjang serta lebih kering dibandingkan kondisi normal.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fatani, mengatakan kondisi ini perlu menjadi perhatian karena kemunculan El Nino diprediksi bertepatan dengan puncak musim kemarau di Indonesia.
“Untuk tahun ini, El Nino akan mulai aktif diperkirakan di bulan Juni, nanti dia dengan intensitas kira-kira moderate sampai kuat,” ujar Faisal di Senayan, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, dampak paling besar diperkirakan mulai dirasakan pada periode Juni hingga September 2026, bertepatan dengan masa puncak musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/cuaca-panas-di-Jakarta45.jpg)