Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Nasional

Dugaan Penyebab 2 Kereta Api Anjlok Bersamaan di Stasiun Pasar Senen 

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan penyebab dua kereta anjlok bersamaan di dekat Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
DUA KERETA ANJLOK - Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan insiden terjadi ketika lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu sedang menjalani proses lansiran atau pemindahan rangkaian kereta tanpa penumpang. Laporan awal diterima petugas sekitar pukul 07.42 WIB dan memastikan kondisi operasional kini telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan. 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan penyebab dua kereta anjlok bersamaan di dekat Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Diketahui Lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2026).

Akibat kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, laporan awal diterima petugas stasiun sekitar pukul 07.42 WIB. Meski demikian, ia memastikan operasional perjalanan kereta di Stasiun Pasar Senen kini telah kembali normal.

“Baik, jadi kami bersyukur Alhamdulillah bahwa operasional kereta api di Stasiun Pasar Senen itu sudah normal kembali,” ujar Franoto saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jumat.

Franoto menjelaskan, lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami tergelincir saat proses lansiran atau pergerakan rangkaian kereta tanpa penumpang.

KAI pun membantah bahwa kecelakaan dua kereta api tersebut merupakan tabrakan. Sebab kedua kereta yang anjlok berjalan di lajur berbeda.

“Ini memang dua KA dengan lokasi (jalur) yang berbeda ya, dua lansiran kereta api,” katanya.

Ia memastikan tidak ada penumpang di dalam rangkaian saat insiden terjadi.

“Nggak, karena ini kereta lansiran,” ucapnya.

Hingga kini, KAI masih mendalami penyebab pasti anjloknya lokomotif dan rangkaian KA Serayu.

“Penyebab tergelincirnya lokomotif dan ada juga tergelincirnya di kereta Serayu sebanyak dua as itu masih dalam penyelidikan atau investigasi,” katanya.

Akibat gangguan operasional tersebut, sebanyak tujuh perjalanan kereta api keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen mengalami keterlambatan dengan durasi bervariasi.

Franoto menyebut, keterlambatan paling singkat terjadi pada KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari selama 25 menit.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved