Kemensos
Mensos Gus Ipul: Operator Data Desa Kunci Keberhasilan Pengentasan Kemiskinan
Mensos Gus Ipul menegaskan operator data desa memegang peran penting dalam pembaruan DTSEN untuk menjadi dasar penyaluran bantuan sosial.
Senada, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menilai operator data desa merupakan garda terdepan dalam menjaga kualitas data di lapangan.
Ia menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas tersebut.
“Operator data desa jangan sampai disusupi kepentingan-kepentingan. Dinamika di desa residunya harus cepat hilang,” kata Ischak.
Menurutnya, data yang akurat merupakan cerminan keadilan dalam penyelenggaraan program sosial.
Ketika data tepat, kebijakan akan lebih akurat dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga kesejahteraan dapat dirasakan secara nyata.
Kabupaten Tegal memiliki modal sosial kuat dan basis data yang besar untuk menjadi contoh penguatan perlindungan sosial berbasis desa.
Berdasarkan DTSEN, wilayah ini mencatat 579.539 keluarga dengan total 1.757.867 jiwa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 96.328 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sosial, terdiri dari 43.910 KPM penerima PKH dan Sembako serta 52.418 KPM penerima Sembako.
Sementara 509.354 jiwa tercatat sebagai peserta PBI Jaminan Kesehatan. Pada 2026, bertambah dengan 4.550 KPM baru.
Keaktifan daerah juga terlihat dari tingginya partisipasi dalam pembaruan data. Usulan bansos mencapai 46.663, sedangkan usulan pembaruan data sebanyak 56.641.
Angka ini menunjukkan desa-desa di Kabupaten Tegal mulai berperan aktif sebagai bagian penting dalam ekosistem perlindungan sosial.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Staf Khusus Menteri Sosial (SKM) Ishaq Zubaedi Raqib, Abdul Malik Haramain, dan Fuji Abdul Rohman, serta Tenaga Ahli Menteri (TAM) Virgo Sulianto.
Turut hadir Kepala Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas Herman Koswara dan Kepala Biro Humas Kemensos Devi Deliani.
Dari unsur daerah dan Forkopimda, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, Kapolres AKBP Bayu Prasetyo, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, Ketua Pengadilan Agama Khairunnas, Ketua Pengadilan Negeri Muhammad Adil Kasim, serta Kepala Kejaksaan Negeri Yuriswandi.
Hadir pula Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Tri Guntoro, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, dan Kepala BPS Kabupaten Tegal Bambang Wahyu Ponco Aji.
Mensos Gus Ipul
pemuktahiran DTSEN
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
operator data desa
| Sekolah Rakyat Siap Sambut Siswa Baru, Penjangkauan Bebas Titipan |
|
|---|
| Gus Ipul: Perhatian Presiden untuk Buruh dan Rakyat Berpenghasilan Rendah Sangat Besar |
|
|---|
| Anggota Komite Eksekutif Pembangunan Otonomi Khusus Papua Siap Dukung Program Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Gus Ipul Ingatkan Jangan Ada Penyimpangan di Sekolah Rakyat, Akan Tindak Tegas |
|
|---|
| Jaring Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Minta PKH Prioritaskan Anak Terlantar dan Miskin Ekstrem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Mensos-Gus-Ipul-dalam-acara-Kolaborasi-Program-Prioritas-Presiden.jpg)