Kamis, 23 April 2026

Berita Nasional

BRCT Ungkap Ada Upaya Pelemahan TNI Secara Sistematis dan Terstruktur

Barisan Rakyat Cinta TNI Ungkap Ada Upaya Pelemahan TNI Secara Sistematis dan Terstruktur.

Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
PELEMAHAN TNI - Massa Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (22/4/2026). Presidium BRCT, Muh. Ihsanudin Idi, menyinggung adanya upaya melemahkan TNI sebagai pilar pertahanan negara dengan menggiring opini negatif untuk mendiskreditkan institusi militer. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ratusan orang atas nama Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (22/4/2026).

Dalam orasinya, Presidium BRCT, Muh. Ihsanudin Idi, menyinggung adanya upaya melemahkan TNI sebagai pilar pertahanan negara dengan menggiring opini negatif untuk mendiskreditkan institusi militer.

"Kami tidak akan diam! Setiap upaya pelemahan TNI adalah ancaman nyata terhadap kedaulatan negara,” katanya saat berorasi.

Baca juga: Kopassus Tepis Isu Letjen TNI Djon Afriandi Gampar Letkol Teddy Indra di Istana Presiden

Menurutnya, serangan terhadap TNI tersebut tidak lagi bersifat sporadis, tetapi terstruktur dan sistematis. Tujuannya, melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

"Segala yang mereka sampaikan untuk mendiskreditkan TNI bukan cuma kritik, tetapi pola yang berulang dan terorganisir untuk merusak kepercayaan publik terhadap aparat negara. Kami menolak keras segala bentuk rongrongan itu," tegasnya.

Di sisi lain, BRCT mengingatkan MK agar tidak menjadi pintu masuk bagi kepentingan yang dapat melemahkan institusi negara.

“MK harus berdiri di garis konstitusi, bukan menjadi ruang kompromi bagi agenda yang mengancam stabilitas nasional," tuturnya. 

Baca juga: Kapan Gaji ke-13 ASN/Polri-TNI Cair? Ini Jadwal dan Besarannya Tahun 2026

Ihsanudin juga mengajak seluruh elemen bangsa bersatu menjaga marwah TNI sebagai garda terdepan negara.

Menurutnya, menjaga TNI tidak ubahnya menjaga Indonesia dan itu menjadi tanggung jawab semua anak bangsa.

"Jangan biarkan institusi yang menjaga negeri ini justru dilemahkan oleh narasi yang menyesatkan. Ini saatnya kita berdiri dan melawan," paparnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved