Jumat, 8 Mei 2026

Berita Tangsel

Perseroda PITS Bangun SPAM Angke 2, Perluas Akses Air Bersih di Tangsel

Benyamin Davnie menyambut pembangunan SPAM Angke 2 sebagai langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. 

Tayang:
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Pembangunan SPAM Angke II. SPAM Angke II merupakan proyek strategis tanpa APBD melalui kerja sama swasta untuk memperluas layanan air bersih dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Ringkasan Berita:
  • Perseroda PITS mulai bangun SPAM Angke 2 di Serpong untuk perluas akses air bersih di Tangsel.
  • Proyek hasil kolaborasi swasta, tanpa APBD, dengan investasi ±Rp1,2 triliun.
  • Kapasitas 240 liter/detik, layani ±28.200 sambungan di Pamulang, Ciputat, Ciputat Timur.
  • Target selesai ±1 tahun, tingkatkan kesehatan, layanan publik, dan serap >1.000 tenaga kerja.

 

Laporan Wartawan TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico


WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Perseroda PITS menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan melalui proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Angke 2.

Komitmen ini ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai awal dimulainya pembangunan infrastruktur strategis di jalan Raya Puspitek, Serpong, Tangsel, Kamis (16/4/2026).

Direktur Utama Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman menyampaikan proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan layanan dasar yang merata bagi warga.

Ia menegaskan akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi secara berkelanjutan.

"Saya ingat sekali tahun 2023 bulan Juni, pada saat saya pertama kali dilantik menjadi Direktur Utama, kami menerima amanah sekaligus tantangan untuk menjadikan BUMD ini profesional, adaptif, dan inovatif,” ujar Tubagus di Serpong, Tangsel, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, arahan pimpinan daerah saat itu menjadi pijakan penting dalam mendorong transformasi BUMD. Salah satu poin utama adalah membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta guna mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih yang membutuhkan investasi besar.

"Kalau kita hanya mengandalkan kemampuan internal BUMD, tentu ini sangat berat. Karena pengembangan SPAM membutuhkan biaya yang sangat besar, sehingga kolaborasi menjadi kunci,” jelasnya.

Proses menuju pembangunan SPAM Angke 2 tidak berlangsung singkat. Ia menyebut, seluruh tahapan mulai dari perencanaan hingga kerja sama membutuhkan waktu lebih dari dua tahun hingga akhirnya proyek ini bisa memasuki tahap groundbreaking.

“Alhamdulillah, proses ini berjalan lebih dari dua tahun. Dari awal hingga penandatanganan kerja sama, sampai hari ini kita bisa melakukan peletakan batu pertama,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Perseroda PITS mendapat pendampingan dari berbagai pihak guna memastikan tata kelola yang baik dan sesuai regulasi. Hal ini dilakukan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas proyek.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPKP Provinsi Banten dan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan yang terus mendampingi kami sejak awal, agar seluruh proses berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Secara teknis, SPAM Angke 2 dirancang memiliki kapasitas produksi sebesar 240 liter per detik. Infrastruktur ini ditargetkan mampu melayani sekitar 28.200 sambungan rumah yang tersebar di wilayah Pamulang, Ciputat, dan Ciputat Timur.

Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari pengembangan sistem yang lebih luas bersama SPAM Cisadane. Kedua proyek tersebut diharapkan mampu memperluas cakupan layanan air bersih di Tangerang Selatan secara signifikan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved