Jumat, 8 Mei 2026

Partai Politik

Cak Imin Sebut PKB Akan Realistis Hadapi Peluang Prabowo di Pemilu 2029

Muhaimin Iskandar menilai Prabowo Subianto masih sangat kuat di Pemilu 2029. PKB memilih realistis dan fokus memperkuat kaderisasi

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
HALAL BIHALAL - Ketua Umum Muhaimin Iskandar dalam acara Halal Bihalal dan Apresiasi Kaderisasi 2026 yang digelar di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh 9, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026) malam 

Ringkasan Berita:
  • Muhaimin Iskandar menilai peluang Prabowo Subianto untuk kembali maju dan menang di Pemilu 2029 masih sangat besar.
  • PKB menyatakan akan mendukung kandidat yang memiliki peluang kemenangan tinggi sebagai strategi politik ke depan.
  • Di tengah dinamika politik yang sulit diprediksi, PKB memilih memperkuat kader internal sebagai fondasi utama menghadapi Pemilu 2029.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Muhaimin Iskandar menilai posisi Presiden Prabowo Subianto masih sangat kuat untuk menghadapi kontestasi Pemilu 2029

Karena itu, ia menegaskan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengambil sikap realistis dalam menentukan langkah politik ke depan.

“2029 Pak Prabowo masih maju dan masih sangat kuat, karena itu ya PKB harus realistis,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin usai acara Halal Bihalal dan Penghargaan Kaderisasi di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026) malam.

“Pak Prabowo kalau maju pasti menang, dan kita dukung yang menang lah,” lanjutnya.

Di sisi lain, Cak Imin menyoroti dinamika politik menuju 2029 yang dinilainya semakin sulit ditebak.

Baca juga: Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI: Prestasi Pemerintahan Nyata

Ia menyebut pola persaingan antarpeserta pemilu tidak lagi bisa dilihat dengan pendekatan lama.

“Kondisi kompetisi partai-partai 2029 esok tak bersudut. Belum tentu yang punya biaya menang, belum tentu yang nggak punya biaya bisa menang. Karena itu PKB menyiapkan kader-kader yang militan, yang kuat, tangguh, siap menghadapi kompetisi apa pun,” katanya.

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian  tersebut, PKB memilih untuk memperkuat fondasi internal partai melalui kaderisasi. 

Menurutnya, kaderisasi bukan hanya strategi politik, tetapi juga kewajiban yang diamanatkan oleh konstitusi.

“Dan bersyukur akhirnya bisa berjalan dengan baik bahkan sudah di atas 1.000 kali kaderisasi. Dan itu artinya kewajiban partai secara konstitusi, secara filosofi itu yaitu kaderisasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, program kaderisasi telah dijalankan secara luas di berbagai daerah sebagai upaya membangun kekuatan partai secara berkelanjutan.

Baca juga: Dipolisikan karena Dituding Makar terhadap Pemerintahan Prabowo, Begini Tanggapan Saiful Mujani

“Undang-undang partai politik, konstitusi negara kita mewajibkan partai melakukan kaderisasi. Dan itu kewajiban mutlak yang tidak bisa ditawar, dan Alhamdulillah PKB bisa melaksanakan dengan sangat besar di berbagai penjuru tanah air. Malam hari ini yang sukses-sukses itu kita kasih kehormatan,” kata dia.

Apresiasi Kader

Sebelumnya, Cak Imin mengapresiasi capaian kaderisasi yang digawangi oleh Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Halal Bihalal dan Apresiasi Kaderisasi 2026 yang digelar di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh 9, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved