Perang AS vs Iran
Saat Perang Iran-Israel Mereda, Trump Terancam Dimakzulkan dan Netanyahu Hadapi Sidang Korupsi
AS memasuki gencatan senjata dua pekan. Donald Trump menghadapi dukungan pemakzulan dari sebagian warga AS, sementara Netanyahu ?
Pemimpin Partai Demokrat Israel Yair Golan juga menilai Netanyahu seharusnya mengakui kegagalan strategi perang dan segera mengundurkan diri setelah gencatan senjata diumumkan.
Kasus Korupsi Lama Kembali Disidangkan
Media Al Jazeera melaporkan sidang korupsi Netanyahu kembali dilanjutkan setelah Israel mencabut status darurat nasional menyusul gencatan senjata dengan Iran.
Kasus tersebut sebenarnya telah lama bergulir sejak 2019.
Netanyahu dituduh melakukan penyuapan dan penipuan, namun ia terus membantah seluruh tuduhan tersebut.
Salah satu tuduhan menyebut Netanyahu memberikan kebijakan regulasi senilai 1,8 miliar shekel atau sekitar Rp8,3 triliun kepada perusahaan Bezeq Telecom Israel.
Selain itu, ia dan istrinya diduga menerima hadiah tidak sah senilai hampir 700.000 shekel atau sekitar Rp3,5 miliar dari produser Hollywood Arnon Milchan serta miliarder Australia James Packer.
Sidang kasus ini sempat beberapa kali ditunda karena Israel terlibat konflik bersenjata melawan Hamas dan Iran.
Jika terbukti bersalah, Netanyahu berpotensi menghadapi hukuman penjara.
Sebelumnya, pada 2014, mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert juga pernah dipenjara setelah terbukti menerima suap terkait proyek real estate di Yerusalem saat menjabat wali kota sebelum menjadi perdana menteri pada 2006. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Mojtaba Khamenei ke Negara Tetangga: Kalian Menyaksikan Mukjizat, Rakyat Iran Menang Mutlak atas AS |
|
|---|
| Kepala Nuklir Iran Tegas Pengembangan Uranium Hak Mereka, AS dan Israel Bersitegang Jelang Negosiasi |
|
|---|
| Inggris Ingatkan Trump Agar Selat Hormuz Tidak Dikuasai Iran, Desak Libanon Masuk Gencatan Senjata |
|
|---|
| Delegasi Iran ke Islamabad: Negosiasi 10 Poin dengan AS, Dibayangi Ketegangan dan Ketidakpercayaan |
|
|---|
| Gedung Putih Klaim 10 Poin Negosiasi Iran Proposal Baru, yang Lama Dibuang Trump Beredar di Media |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/MEMANAS-Hubungan-Donald-Trump-dan-Netanyahu-Amerika-Kesal-Dimanipulasi.jpg)