Jumat, 8 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2026, Pemkot Bekasi Terapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sejumlah langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
ARUS BALIK - Arus balik pada Lebaran H+2 atau Minggu (22/3/2026) di jalur arteri Kota Bekasi masih landai dengan lalu lintas relatif lengang dan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Kendaraan didominasi warga lokal. Pemkot Bekasi telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk contra flow dan one way, yang akan diterapkan secara situasional untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus balik. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sejumlah langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah
  • Strategi manajemen rekayasa lalu lintas (lalin) yang diterapkan di sejumlah jalur arteri
  • Setiap skenario akan disesuaikan dengan situasi yang berkembang, termasuk kemungkinan penerapan sistem contra flow maupun one way

 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sejumlah langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pihaknya telah merancang strategi manajemen rekayasa lalu lintas (lalin) yang diterapkan di sejumlah jalur arteri.

Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut bersifat fleksibel dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama berdasarkan volume kendaraan yang melintas.

"Kami sudah siapkan beberapa ruas jalan untuk rekayasa lalin, sifatnya situasional di lapangan," kata Tri Adhianto, Senin (23/3/2026).

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Terasa, Lebih 23.000 Kendaraan Melintasi Tol Cipali Menuju Jakarta

Skema rekayasa lalu lintas telah disusun dalam beberapa tahapan, mulai dari Plan A hingga Plan 3.

Setiap skenario akan disesuaikan dengan situasi yang berkembang, termasuk kemungkinan penerapan sistem contra flow maupun one way.

"Ada opsi penutupan jalan, dan dilakukan penebalan personel dishub dan lamanya waktu pendek dan panjang traffic line untuk mengatur agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas," katanya.

Baca juga: Arus Balik H+2 Lebaran di Bekasi Masih Landai, Lalin Relatif Lengang

Dengan berbagai skema tersebut, Pemkot Bekasi berharap arus balik dapat berjalan lebih lancar dan potensi kemacetan dapat diminimalisasi.

Tri Adhianto berharap masyarakat tidak menumpuk perjalanan di waktu-waktu tertentu, terutama menjelang akhir periode arus balik.

Ia mengingatkan para pemudik untuk menyiapkan perjalanan sejak jauh hari, termasuk memastikan ketersediaan tiket bagi pengguna transportasi umum serta kondisi kendaraan bagi yang menggunakan kendaraan pribadi. (m27)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved