Sabtu, 9 Mei 2026

Lebaran

Arus Balik H+2 Lebaran di Bekasi Masih Landai, Lalin Relatif Lengang

Lalu lintas arteri Bekasi H+2 Lebaran masih lancar. Pemkot siapkan rekayasa lalin antisipasi puncak arus balik.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
ARUS BALIK - Arus balik pada Lebaran H+2 atau Minggu (22/3/2026) di jalur arteri Kota Bekasi masih landai dengan lalu lintas relatif lengang dan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Kendaraan didominasi warga lokal. Pemkot Bekasi telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk contra flow dan one way, yang akan diterapkan secara situasional untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus balik. 

Ringkasan Berita:
  • Arus balik Lebaran H+2 di jalur arteri Kota Bekasi masih landai dengan lalu lintas relatif lengang dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.
  • Kendaraan didominasi warga lokal. Pemkot Bekasi telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk contra flow dan one way, yang akan diterapkan secara situasional untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus balik.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Suasana arus balik Lebaran pada H+2 atau Minggu (22/3/2026) sore di jalur arteri Kota Bekasi masih terbilang landai. 

Aktivitas kendaraan yang melintas belum menunjukkan peningkatan signifikan, sehingga kondisi lalu lintas tampak relatif lengang.

Berdasarkan pantauan di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, arus kendaraan dari kedua arah masih mengalir tanpa hambatan berarti. Baik jalur menuju Jakarta, kawasan Pantura, hingga akses Tol Bekasi Timur, maupun arah sebaliknya, terlihat belum dipadati volume kendaraan.

Kendaraan yang melintas pun didominasi oleh pengguna roda dua dan roda empat milik warga sekitar.

Baca juga: Polri Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 24, 28, 29 Maret

Situasi ini menandakan arus balik belum mencapai puncaknya, dengan mobilitas masyarakat masih cenderung normal seperti hari biasa.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan, bahwa mengantisipasi kepadatan Arus Balik Mudik Lebaran, Pemerintah Daerah sudah menyiapkan beberapa langkah-langkah taktis untuk melakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (Lalin) yang nantinya akan disiapkan dalam mengantisipasi kepadatan arus Lalin pada Jalur Arteri melalui perhelatan arus balik mudik lebaran 1447 Hijriah.

Ia menyebut, bahwa rancangan Rekayasa Lalin bersifat situasional secara pelaksanaan, dan turut melihat dari padatnya volume kendaraan yang nantinya akan berlangsung.

"Saya rasa untuk di Kota Bekasi sendiri. Kita sudah siapkan beberapa ruas jalan untuk implementasi Rekayasa Lalin, Tentu sifatnya situasional yang ada di lapangan," ucap Tri.

Menurutnya, beberapa kesiapan Manajemen Rekayasa Lalin sendiri, sudah dirancang dalam beberapa skema. Baik, dari Plan A, Plan 1 hingga 3 yang disesuaikan, termasuk kesiapan pelaksanaan Contra Flow maupun One Way dilapangan.

"Termasuk Manajemen Rekayasa Lalin sendiri, mungkin ada opsional penutupan jalan, dan dilakukan penebalan butir-butir personel Dishub yang dikerahkan dan Lamanya Waktu Pendek dan Panjang Traffic Line untuk mengatur agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas yang padat," pungkasnya.

Disisi lain, pelaksanaan Masa Angkutan Mudik Lebaran Tahun 2026 ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah memetakan beberapa titik ruas jalur mudik di Kota Bekasi yang dipetakan melalui beberapa jalur dari Jalur Utara, Jalur Tengah maupun Jalur Selatan.

Adapun Jalan Utara meliputi:

• Jakarta - Jalan Sultan Agung - Jajan Jenderal Sudirman - Jalan Ahmad Yani - Jalan Cut Meutia - Jalan Ir.H.Juanda - Bulak Kapal - Tambun

• Jakarta - Jalan Sultan Agung - Jajan Jenderal Sudirman - Jalan Ir.H.Juanda - Jalan Cut Meutia - Bulak Kapal - Tambun 

• Jakarta - Jalan Sultan Agung - Jajan Jenderal Sudirman - Jalan Ir.H.Juanda - Jalan Sersan Aswan - Jalan Cut Meutia - Jalan Ir.H.Juanda - Bulak Kapal - Tambun 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved