Perang AS vs Iran
Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam: Pembunuh Larijani Akan Segera Bayar Nyawa
Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam: Pembunuh Larijani Akan Segera Bayar Nyawa
WARTAKOTALIVE.COM – Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan keras kedua sejak naik takhta menggantikan ayahnya bulan Maret 2026 ini.
Dalam pernyataan tertulis yang disiarkan media pemerintah, Mojtaba menegaskan bahwa pembunuhan kepala keamanan Iran berpengaruh, Ali Larijani, adalah bukti nyata ketakutan musuh terhadap kokohnya sistem Islam di Iran.
"Setiap tetes darah memiliki harganya. Para pembunuh kriminal martir ini akan segera membayar harga tersebut," tegas Mojtaba Khamenei.
Baca juga: Wajah Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Baru Iran Luka Robek di Serangan Pertama AS-Israel
Ia menambahkan bahwa kematian Larijani justru akan memperkuat 'pohon sistem Islam' yang kini tengah digempur oleh kekuatan asing.
"Mereka yang memusuhi Islam harus tahu bahwa penumpahan darah ini di kaki pohon sistem Islam yang menjulang tinggi hanya akan membuatnya semakin kuat, dan tentu saja setiap darah memiliki harganya, yang akan segera dibayar oleh para pembunuh kriminal para martir ini," kata Mojtaba.
Sinyal Keras dari Selat Hormuz
Di tengah ancaman militer yang kian nyata, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memberikan gambaran mengenai arah kebijakan luar negeri di bawah kepemimpinan Mojtaba.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Araghchi mengisyaratkan bahwa Iran tidak akan begitu saja membuka Selat Hormuz—jalur nadi minyak dunia yang kini mereka tutup.
Baca juga: Perintah Perdana Mojtaba Khamenei Untuk Rakyat Iran: Serukan Balas Dendam ke AS–Israel
Araghchi mengusulkan adanya protokol baru bagi kapal-kapal yang melintasi jalur tersebut.
Ia menekankan bahwa navigasi damai hanya mungkin terjadi jika kepentingan Iran dipertimbangkan dan di bawah kondisi khusus yang ditetapkan Teheran.
Langkah ini diprediksi akan terus menekan harga minyak global ke level tertinggi.
Teka-teki Senjata Nuklir dan Serangan Regional
Mengenai isu sensitif senjata nuklir, Araghchi menyatakan bahwa Mojtaba Khamenei belum mengeluarkan pendapat resmi terkait legitimasi senjata pemusnah massal.
Namun, ia memperkirakan kebijakan tersebut 'tidak akan berbeda jauh' dari fatwa mendiang Ayatollah Ali Khamenei yang mengharamkan senjata nuklir pada awal 2000-an.
Terkait serangan yang mengenai wilayah tetangga, Araghchi membela diri dengan menyalahkan militer Amerika Serikat.
Perang AS vs Iran
Perang AS-Iran
Mojtaba Khamenei
Pemimpin Tertinggi baru Iran
pemimpin tertinggi baru
Mojtaba bersumpah
Mojtaba bersumpah balas dendam
Israel bunuh Ali Larijani
Ali Larijani
Pembunuhan Ali Larijani
pembunuhan Larijani
| Tanker Jepang Berhasil Melintas di Selat Hormuz Usai Kantongi Izin Khusus dari Iran |
|
|---|
| Trump Bersikeras Lucuti Nuklir Iran, Bikin Negosiasi Buntu dan Harga Minyak Dunia Membara! |
|
|---|
| Putin Terima Pesan Rahasia Mojtaba Khamenei, Rusia-Iran Siap Gempur Hegemoni AS Jadi Poros Baru |
|
|---|
| Memanas, Iran Temui Putin Saat Perundingan dengan AS Buntu |
|
|---|
| Pelaku Penembakan Donald Trump Guru Privat Berprestasi dengan Pendidikan Mentereng, Incar Pejabat AS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/MOJTABA-SUMPAH-BALAS.jpg)