Perang AS vs Iran
Kapal Perang Modern Iran IRIS Dena Karam Dihantam Torpedo Kapal Selam AS di Samudra Hindia
Kapal Perang Modern Iran IRIS Dena Karam Dihantam Torpedo Kapal Selam AS di Samudra Hindia
Dilema Diplomatik Sri Lanka
Insiden ini menempatkan Sri Lanka dalam posisi sulit.
Sebagai negara yang menjaga hubungan baik dengan Iran namun secara strategis bergantung pada blok Barat, Kolombo memilih untuk tetap fokus pada aspek kemanusiaan.
Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah menyelamatkan nyawa para pelaut.
Meskipun AS telah mengklaim tanggung jawab, otoritas Sri Lanka masih enggan memberikan komentar pasti mengenai penyebab tenggelamnya kapal demi menjaga netralitas diplomatik di tengah bara konflik global.
Hingga saat ini, investigasi penuh masih tertunda menunggu selesainya operasi penyelamatan.
Dunia kini menahan napas menanti reaksi balasan dari Teheran atas hilangnya salah satu simbol kekuatan laut mereka di tangan armada bawah air Amerika.
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp
Perang AS-Iran
Kapal Perang Modern Iran
Kapal IRIS Dena
Kapal Perang Iran Karam
Kapal Selam AS
torpedo
Samudra Hindia
| Ayatollah Mojtaba Khamenei Tegaskan Nuklir dan Rudal Harga Mati bagi Iran, Rakyat Akan Pertahankan |
|
|---|
| Ayatollah Mojtaba Khamenei Tetapkan Aturan Hukum Baru di Selat Hormuz, Lawan AS-Israel |
|
|---|
| Cina Tegaskan Pasang Badan untuk Kedaulatan dan Martabat Nasional Iran dari Agresi AS-Israel |
|
|---|
| Angkatan Laut IRGC Ancam AS dengan Taktik Kejutan, Ketegangan Hormuz Terus Memanas |
|
|---|
| Tanker Jepang Berhasil Melintas di Selat Hormuz Usai Kantongi Izin Khusus dari Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/KAPAL-IRIS-DENA-KARAM.jpg)