Sabtu, 11 April 2026

Berita Internasional

AS Diduga Gagal Buat Propaganda Khamenei Adalah Diktator

Amerika Serikat ternyata gagal membuat propaganda Ali Khamenei sebagai pemimpin diktator dan jahat.

Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM - Amerika Serikat ternyata gagal membuat propaganda Ali Khamenei sebagai pemimpin diktator dan jahat.

Sebab nyatanya, ribuan masyarakat Iran menangisi kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada Selasa (3/3/2026). 

Dari video yang dibagikan media nasional Iran Press Tv, terlihat ribuan masyarakat Iran berkumpul di beberapa kota di Iran untuk memberikan perpisahan kepada Khamenei. 

Misalnya saja di Teheran ribuan masyarakat Iran menangisi kepergian Khamenei.

Selama khutbah di pemakaman, Imam Raza di Mashhad terus menangis di hadapan ribuan pelayat.

Pun dengan para pelayat beberapa di antaranya menangis di hadapan foto Khamenei.

Ali Khamenei dimakamkan pada Minggu (1/3/2026) waktu Iran setelah tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel. 

Khamenei selama ini dicitrakan oleh AS dan sekutu sebagai pemimpin diktator yang mengekang demokrasi di Iran. 

Hingga AS dan Israel pun diduga melakukan propaganda di Iran hingga menciptakan unjuk rasa besar dari Desember 2025 hingga Januari 2026 di Iran. 

Tudingan propaganda AS dan Israel itu disampaikan Iran usai negara mereka diterjang huru-hara unjuk rasa.

Namun unjuk rasa tersebut kemudian berhasil diredam pada Februari 2026 dan politik Iran perlahan stabil. 

Di tengah perbaikan kondisi politik itulah, AS dan Israel pada 27 Februari melancarkan serangan rudal hingga menewaskan pemimpin Iran Ali Khamenei.  

Kematian Ali Khamenei pun diharapkan AS dan Israel untuk menggulingkan sistem Republik Islam di Iran. 

Baca juga: Israel Disebut Jadikan Iran Kambing Hitam, Target Selanjutnya Pelabuhan di UEA

Saat ini Iran pun mengklaim sudah memiliki pengganti Khamenei. Informasi di dalam Iran sendiri terbatas karena hanya didapat dari media pemerintah yang sudah lolos sensor Iran.

Beberapa pihak Pro Barat menyebut kematian Khamenei sebagai kabar gembira bagi rakyat Iran yang mendambakan revolusi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved