Minggu, 19 April 2026

KKB di Papua

Sosok Kapten Baskoro di Mata Keluarga: Pendiam, Humoris, dan Peduli

Kapten Baskoro Adi Anggoro dikenang keluarga sebagai sosok pendiam, humoris, dan peduli. Rumah duka di Duren Sawit dipenuhi karangan bunga.

Warta Kota/Miftahul Munir/istimewa
KAPTEN BASKORO - Karangan bunga di depan Rumah Kapten Baskoro Adi Anggoro di Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026). Banyak pelayat hadir di rumah duka untuk ucap belasungkawa. (WARTA KOTA/MIFTAHUL MUNUR) 

WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT — Duka menyelimuti rumah Kapten Baskoro Adi Anggoro di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026).

Di balik kabar kepergiannya sebagai co-pilot Smart Air, keluarga mengenang sosok Baskoro sebagai pribadi pendiam yang ternyata humoris dan penuh kepedulian.

Co-pilot maskapai Smart Air tersebut menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Pengamatan Warta Kota banyak karangan bunga diletakkan dari dalam sampai ke luar rumah dari kapten Baskoro.

Sejumlah pelayat terlihat memasuki rumah duka Kapten Baskoro untuk memberikan ucapan bela sungkawa ke keluarga.

Jenazah Kapten Baskoro sudah dimasuki peti mati dan di atasnya dikeliling oleh bunga putih.

Baca juga: Pesan Darurat Terakhir Kapten Egon Sebelum Gugur di Bandara Koroway

Pemakaman di TPU Pondok Kelapa

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Pondok Kelapa sore nanti.

Sebelum dimasukan ke dalam liamh lahat, bakal ada proses pelepasan jenazah sekira pukul 14.00 WIB.

Adik Kandung Kapten Baskoro, Hapsari menjelaskan, dirinya mendapatkan kabar duka tersebut Rabu (11/2/2026) sekira pukul 12.00 WIB.

Kabar duka itu ia terima dari salah satu rekan Kapten Baskoro dan meminta Hapsari segera pulang ke rumah untuk beri tahu orangtua.

"Terus saya diminta untuk tunggu kabar lagi. Terus saya pulang ke rumah ketemu sama papa dan mama sudah dalam kondisi berduka," tuturnya, Jumat.

Di rumah, lanjut wanita memakai kemeja putih itu, dirinya mendapatkan kabar bahwa kakak kandungnya sudah meninggal dunia.

Baca juga: Papua Mencekam, Penembakan Kembali Terjadi Setelah di Boven Digoel dan Mimika

Hapsari menegaskan, kakak kandungnya tewas usai ditembak oleh orang tidak dikenal di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan.

"Kakak itu kalau di rumah sebenarnya pendiam ya. Tapi saya dapat cerita dari teman-teman kakak itu ternyata suka melawak, banyak yang sayang sama kakak. Banyak yang bilang kangen sama lawakan kakak," tegasnya.

Menurutnya, Kapten Baskoro sosok yang baik dan peduli kepada keluarga khususnya sang adik.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved