Rabu, 3 Juni 2026

Gempa

Begini Paniknya Warga Pacitan–Ponorogo Berhamburan ke Luar Rumah Saat Gempa M 5,7

Begini Paniknya Warga Pacitan–Ponorogo Berhamburan ke Luar Rumah Saat Gempa M 5,7 Guncang Selatan Jatim

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Istimewa/Tidak Ada
GEMPA BUMI --- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,5 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M 5,7 mengguncang wilayah selatan Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi. Getaran gempa terasa cukup kuat di sejumlah daerah, termasuk Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek, memicu kepanikan warga yang bergegas menyelamatkan diri ke luar rumah dan bangunan. 

WARTAKOTALIVECOM, Pacitan — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,5 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M 5,7 mengguncang wilayah selatan Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi.

Getaran gempa terasa cukup kuat di sejumlah daerah, termasuk Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek, memicu kepanikan warga yang bergegas menyelamatkan diri ke luar rumah dan bangunan.

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 08.20.44 WIB.

Episentrum gempa berada di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, dengan kedalaman 105 kilometer. 

Pusat gempa tercatat berada sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, 33 kilometer barat daya Ponorogo, dan 42 kilometer barat daya Trenggalek.

Getaran juga dilaporkan terasa hingga wilayah Yogyakarta. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Di Ponorogo, warga merasakan guncangan yang datang tiba-tiba dan berlangsung cukup lama. Widodo, warga Kecamatan Bungkal, mengaku sempat panik saat merasakan getaran gempa yang awalnya pelan, lalu menguat dalam hitungan detik.

Menurutnya, guncangan berlangsung sekitar 15 detik dan cukup membuatnya khawatir akan kemungkinan gempa susulan.

“Awalnya pelan, terus tiba-tiba makin kencang dan lumayan lama. Sekitar 15 detik. Saya langsung panik,” ujar Widodo saat ditemui, Selasa pagi.

Ia mengaku segera mengajak seluruh anggota keluarganya keluar rumah demi menghindari risiko yang lebih besar. “Sempat panik, semua anggota keluarga saya ajak keluar rumah,” tambahnya.

Kepanikan serupa juga dirasakan Sutini, warga lainnya di Ponorogo.

Saat gempa terjadi, ia tengah beraktivitas di dapur. Getaran mendadak membuatnya refleks berlari ke luar rumah. 

Menurut Sutini, kekuatan gempa terasa cukup signifikan hingga menggoyangkan perabot rumah tangga di dalam rumahnya.

“Rak piring di rumah sempat berguncang, jadi memang terasa kencang,” ujarnya.

Situasi panik juga terjadi di Kabupaten Pacitan. Pantauan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pacitan menunjukkan puluhan warga yang tengah mengantre layanan administrasi kependudukan berhamburan ke luar gedung sesaat setelah gempa dirasakan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved