Berita Karawang
Tebing Jembatan Baru Walahar Karawang Longsor dan Retak, Akses Terancam
Tebing Jalan Jembatan Baru Walahar di Karawang longsor dan retak, diduga akibat hujan deras. Penanganan sementara pakai terpal.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Tebing Jalan Jembatan Baru Walahar, Klari, Karawang, mengalami longsor dan retak sejak Kamis (22/1/2026).
- Jalan yang baru diresmikan Desember 2023 itu menghubungkan Klari dan Ciampel.
- Longsor awalnya terjadi di bagian bawah, kini meluas hingga bagian atas.
- Warga khawatir akses jalan utama terputus jika kondisi memburuk.
- Kepala Dinas PUPR Karawang menyatakan penanganan sementara akan dilakukan dengan memasang terpal untuk mencegah meluasnya longsor.
WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Tebing Jalan Jembatan Baru Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang alami longsor dan retak
Jalan jembatan baru Walahar itu menjadi akses penghubung Kecamatan Klari dan Ciampel itu padahal baru dibangun dan diresmikan pada Desember 2023.
Hamjah (35) warga setempat mengungkapkan tebing jalan jembatan Walahar itu longsor dan ratak pada Kamis (22/1/2026).
Awalnya, tebing itu hanya longsor bagian bawahnya. Akan tetapi, saat ini sudah mulai retak dan longsor bagian atasnya.
"Sekarang udah semakin parah dan meluas," katanya.
Tebing jalan itu longsor pada bagian kiri dari arah Ciampel ke wilayah Walahar Klari.
Sampai saat ini belum ada penanganan terkait kejadian tersebut.
Baca juga: Banjir Bekasi, Sekolah Terapkan PJJ hingga Senin
"Belum ada, harusnya segera ditangani;" katanya.
Seorang pengendara Aji mengaku was-was jika melintasi jalan tersebut.
Ia khawatir jalan akan ambles dan memutus kembali akses jalan utama warga.
"Dulu kan jalannya lewat jembatan lama, sekarang ada jembatan baru. Kalau sampai rusak longsor ya repot juga," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Karawang, Rusman mengatakan pihaknya akan segera melakukan penganan sementara.
Penanganan sementara akan dilakukan dengan memasangkan terpal guna meminimalir meluasnya longsor.
"Kita sudah kita cek dan akan ditangani sementara pakai terpal dahulu antisipasi meluas," katanya.
Menurutnya, penyebabnya karena hujan deras yang membuat tergesernya tanah di sekitar jalan jembatan tersebut.
"Tentu itu engga bisa dibiarkan, nanti akan kita tangani. Tapi sebetulnya aman tidak berbahaya dan masih bisa dilintasi kendaraan," katanya. (MAZ)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Perbaikan Jalan Cikalong-Cilamaya Karawang Dimulai, Lebar Jalan Jadi 7 Meter |
|
|---|
| Kepala Kemenag Karawang Buka Diri Jadi Saksi Nikah bagi Warga dan Siapkan Mobil Dinas Pengantin |
|
|---|
| Hanya Satu Orang Lolos Uji Kompetensi, Seleksi Dirut Petrogas Karawang Kembali Dibuka |
|
|---|
| Produksi 1.200 Ton Sampah Setiap Hari, Karawang Masuk Nominasi Proyek PSEL Pemerintah Pusat |
|
|---|
| KRL Commuter Line Segera Tembus Karawang, Target Operasi 2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/LONGSOR-Tebing-Jalan-Jembatan-Baru-Walahar-Kecamatan-Klari-Kabupaten-Karawang.jpg)