Rabu, 29 April 2026

Berita Karawang

Banjir Karawang Cepat Surut, Tersisa 17 Desa Terdampak

Banjir di Karawang surut lebih cepat dari biasanya, diduga akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum di Muara Gembong.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Muhammad Azzam
BANJIR KARAWANG - Kondisi banjir di Kampung Gempol Anjun, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Karawang pada Selasa (20/1/2026). Banjir di lokasi itu mulai surut dari tersisa 40 sentimeter dari sebelumnya hampir 2 meter. 
Ringkasan Berita:
  • Kondisi banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan cepat surut. BPBD Karawang mencatat wilayah terdampak berkurang dari 30 desa di 13 kecamatan menjadi 17 desa di enam kecamatan. 
  • Diduga, jebolnya tanggul Sungai Citarum di Muara Gembong, Bekasi, mempercepat penurunan air. 
  • Meski sejumlah wilayah sudah kering, genangan parah masih terjadi di Desa Karangligar dengan ketinggian air hingga 2,5 meter. 
  • Petugas kini fokus pada evakuasi warga dan penyaluran logistik.

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Kondisi banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat surut cepat. Padahal, biasanya banjir surutnya cukup lambat.

Diduga jebolnya tanggul sungai Citarum di wilayah Muara Gembong, Kabupaten Bekasi diduga menjadi salah satu penyebab cepatnya penurunan banjir di Karawang.

Kepala Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Usep Supriatna menjelaskan, saat ini banjir tersisa 17 desa yang tersebar di enam kecamatan.

Jumlah ini alami penurunan dari sebelumnya tercatat 30 desa di 13 kecamatan yang terdampak.

“Kalau kemarin itu ada sekitar 30 desa terdampak, sekarang tinggal 17 desa,” ujarnya Usep, saat diwawancara di Kantor Kelurahan Tanjungpura Karawang, pada Selasa (20/1/2026).

Baca juga: DKI Buka Dua Rute Baru Transjabodetabek ke Bandara dan Cikarang

Usep menilai banjir di Karawang menjadi cepat surut dari biasanya. Ia mencontohkan seperti di wilayah Karawang Barat, tepatnya Desa Tunggakjati dan Kelurahan Tanjungmekar, kondisi banjir dilaporkan telah surut sepenuhnya.

“Alhamdulillah di Karawang Barat, Tunggakjati dan Benteng sudah surut. Ya mungkin itu ya (tanggul jebol Muaragembong)," katanya.

Saat ini, banjir masih tersisa di Desa Tanjungpura, khususnya di wilayah belakang kantor desa yang hingga kini masih tergenang air.

Meski kondisi mulai membaik, beberapa wilayah masih mengalami genangan cukup parah. Usep menjelaskan, kawasan Karangligar masih menjadi daerah dengan dampak terberat.

“Yang terparah memang masih di sekitar Desa Karangligar, Sukamakmur, terutama yang dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibeet dan Citarum. Di sana ketinggian air masih mencapai sekitar 2,5 meter, khususnya di Desa Karangligar,” kata dia.

Untuk penanganan saat ini, petugas fokus pada evakuasi warga terdampak serta pendistribusian bantuan logistik.

Ia mengimbau warga yang masih terendam untuk bisa dievakuasi dan mengungsi ke tempat lebih aman.

"Logistik juga terus kita kirim. Dapur umum masih beroperasi, dan Dinas Sosial terus menyalurkan bantuan ke lokasi pengungsian,” katanya. (MAZ) 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved