SOSOK
Dari Gerobak Lontong Sayur ke Medan Bencana, Ketulusan Ali Basori Mengabdi
Di balik gerobak lontong sayur di Kemang, Ali Basori menyimpan kisah pengabdian. Ia rela meninggalkan dagangan demi mengantar bantuan PMI
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setiap malam, aroma lontong sayur hangat menguar dari sebuah gerobak sederhana di Jalan Kemang Utara IX, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Di balik kesibukan melayani pelanggan bersama sang istri, tersimpan kisah ketulusan Ali Basori—seorang pedagang kecil yang juga relawan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI).
Ali Basori (52), pria kelahiran Pemalang tahun 1973, telah menekuni usaha lontong sayur sebagai sumber utama penghidupan keluarganya.
Namun, sejak 2021, ia juga mengabdikan diri sebagai relawan melalui Program SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) PMI, mewakili Kecamatan Pancoran.
Berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, Ali aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kesiapsiagaan dan respons bencana.
Baca juga: Setelah Aceh dan Sumut, PMI Jaksel Distribusikan Bantuan ke Sumbar
Dedikasi yang konsisten membuatnya dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator SIBAT PMI se-Kota Jakarta Selatan.
Peran itu bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan hati yang ia jalani dengan penuh tanggung jawab.
“Selama masih diberi tenaga dan kesempatan, saya ingin terus bermanfaat,” ujar bapak tiga anak tersebut, Jumat (16/1/2026).
Panggilan kemanusiaan kembali datang pada 27 Desember 2025.
Tanpa ragu, Ali mengambil keputusan besar: meninggalkan dagangan lontong sayurnya selama satu minggu penuh demi mengantarkan bantuan kemanusiaan bagi para penyintas bencana hidrometeorologi di Sumatra, termasuk wilayah Aceh Tamiang.
Keputusan itu tentu tidak mudah. Setiap hari, hasil berdagang menjadi penopang utama kebutuhan keluarga.
Baca juga: Tembus Wilayah Terparah, Relawan Kilang Pertamina Internasional Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang
Namun, bagi Ali, membantu sesama adalah amanah yang tak bisa ditunda.
Bersama tim relawan PMI Kota Jakarta Selatan, Ali terlibat langsung dalam proses pengepakan hampir 1.500 paket bantuan.
Ia memastikan setiap paket siap dan layak didistribusikan kepada masyarakat terdampak.
Pekerjaan itu menguras tenaga, tetapi semangatnya tak pernah surut.
| Penjaga Perlintasan Kereta Liar di Tebet Pasrah Kehilangan Penghasilan: Rezeki Sudah Diatur Allah |
|
|---|
| Sosok Ketua MUI Karawang KH Tajuddin Nur, Murid Pahlawan Nasional KH Noer Ali |
|
|---|
| Dedikasi Farliani Hijriana di Bidang Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Membawanya Raih Penghargaan |
|
|---|
| Budi Setiadi Mantan Napi, Buat Kreasi Teh Osin hingga Berencana Bangun Usaha Sendiri |
|
|---|
| Mak Edah Lokal Hero Asal Karawang Tak Tamat SD, Berdayakan Janda dan Hadirkan Sekolah Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/relawan-PMI-Jaksel-pedagang-lontong-sayurw4.jpg)