Senin, 18 Mei 2026

SOSOK

Dari Gerobak Lontong Sayur ke Medan Bencana, Ketulusan Ali Basori Mengabdi

Di balik gerobak lontong sayur di Kemang, Ali Basori menyimpan kisah pengabdian. Ia rela meninggalkan dagangan demi mengantar bantuan PMI

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
dokumentasi PMI Jakarta Selatan
RELAWAN PMI JAKSEL - Ali Basori pedagang lontong sayur yang juga relawan kemanusiaan PMI Jakarta Selatan. Selama satu minggu penuh tinggalkan dagangannya demi mengantarkan bantuan kemanusiaan bagi para penyintas bencana hidrometeorologi di Sumatera, termasuk wilayah Aceh Tamiang 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setiap malam, aroma lontong sayur hangat menguar dari sebuah gerobak sederhana di Jalan Kemang Utara IX, Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

Di balik kesibukan melayani pelanggan bersama sang istri, tersimpan kisah ketulusan Ali Basori—seorang pedagang kecil yang juga relawan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI).

Ali Basori (52), pria kelahiran Pemalang tahun 1973, telah menekuni usaha lontong sayur sebagai sumber utama penghidupan keluarganya. 

Namun, sejak 2021, ia juga mengabdikan diri sebagai relawan melalui Program SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) PMI, mewakili Kecamatan Pancoran. 

Berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, Ali aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kesiapsiagaan dan respons bencana.

Baca juga: Setelah Aceh dan Sumut, PMI Jaksel Distribusikan Bantuan ke Sumbar

Dedikasi yang konsisten membuatnya dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator SIBAT PMI se-Kota Jakarta Selatan. 

Peran itu bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan hati yang ia jalani dengan penuh tanggung jawab.

“Selama masih diberi tenaga dan kesempatan, saya ingin terus bermanfaat,” ujar bapak tiga anak tersebut, Jumat (16/1/2026).

Panggilan kemanusiaan kembali datang pada 27 Desember 2025.

Tanpa ragu, Ali mengambil keputusan besar: meninggalkan dagangan lontong sayurnya selama satu minggu penuh demi mengantarkan bantuan kemanusiaan bagi para penyintas bencana hidrometeorologi di Sumatra, termasuk wilayah Aceh Tamiang.

Keputusan itu tentu tidak mudah. Setiap hari, hasil berdagang menjadi penopang utama kebutuhan keluarga. 

Baca juga: Tembus Wilayah Terparah, Relawan Kilang Pertamina Internasional Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Namun, bagi Ali, membantu sesama adalah amanah yang tak bisa ditunda.

Bersama tim relawan PMI Kota Jakarta Selatan, Ali terlibat langsung dalam proses pengepakan hampir 1.500 paket bantuan. 

Ia memastikan setiap paket siap dan layak didistribusikan kepada masyarakat terdampak. 

Pekerjaan itu menguras tenaga, tetapi semangatnya tak pernah surut. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved