Univeritas Indonesia
Rektor Prof Heri Hermansyah ke Tiongkok, UI Jadi Poros Riset Metalurgi Paling Maju di Asia Tenggara
Rektor Prof Heri Hermansyah ke Tiongkok, UI Jadi Poros Riset Metalurgi Paling Maju di Asia Tenggara
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Heri Hermansyah membuat langkah besar saat bertandang ke Tiongkok.
Bahkankembali mencetak sejarah dalam diplomasi akademik global.
Setelah resmi mengikat kemitraan strategis dengan Tsinghua University pada Kamis (6/11/2025), sang rektor melanjutkan langkah visionernya di Tiongkok dengan menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) bersama Huayou Group, salah satu pemain raksasa industri nikel dan kobalt dunia.
Baca juga: Kolaborasi dengan Huayou Group, Prof Heri Hermansyah: UI Jadi Rumah Laboratorium Industri Global
Menurut Prof Heri Hermansyah, ini bukan sekadar kerja sama akademik biasa.
Untuk pertama kalinya, perguruan tinggi Indonesia menjadi tuan rumah pembangunan fasilitas riset industri strategis berskala internasional yang berdiri langsung di dalam kampus.
“Ini era baru bagi universitas di Indonesia,” ujar Prof Heri Hermansyah.
UI Jadi Pusat R&D Metalurgi Kelas Dunia
Dalam kerja sama ini, UI menyediakan lahan serta fasilitas untuk pembangunan pusat riset dan pengembangan berteknologi tinggi berupa teaching factory dan laboratorium smelter canggih.
Baca juga: Kolaborasi Tsinghua University, Rektor UI Prof Heri: Kembangan Vaksin Dengue Berbasis Teknologi mRNA
Infrastruktur ini akan dibangun langsung oleh Huayou Group. Fasilitas tersebut akan mentransformasi UI menjadi poros riset metalurgi paling maju di Asia Tenggara.
Para peneliti UI akan memiliki akses untuk mengembangkan riset hilirisasi, paten metalurgi, hingga teknologi material canggih yang akan menopang industri baterai nasional.
Segitiga Emas: UI – Tsinghua – Huayou
Gebrakan ini merupakan dampak langsung dari kemampuan Prof Heri Hermansyah dalam mengkapitalisasi jejaring global. Aliansi ini menciptakan sebuah ekosistem kuat yang disebut Segitiga Emas: UI (Indonesia) – Tsinghua University (Top 17 Dunia) – Huayou Group (Raksasa Industri).
Skemanya jelas dan strategis:
- Tenaga ahli Huayou dididik di Tsinghua,
- Melakukan riset bersama di fasilitas canggih UI,
- Lalu mengaplikasikan hasil risetnya pada industri Huayou di Indonesia.
Inilah cetak biru pengembangan SDM unggul yang benar-benar konkret dan terukur.
Huayou Group Tambah Investasi Jumbo di Indonesia
Huayou Group bukan pemain baru di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, mereka telah menggelontorkan USD 11 miliar untuk smelter nikel, kobalt, hingga fasilitas daur ulang baterai yang mempekerjakan 20.000 tenaga kerja Indonesia.
Baca juga: UI Gelar Budaya Potensi Desa Sawan: Revitalisasi Pande Besi dan Pande Gong Menuju Rumah Budaya Desa
Ke depan, Huayou berkomitmen menambah investasi lebih dari USD 20 miliar.
UI Resmi Jadi Pemain Kunci Hilirisasi Nasional
Langkah Prof Heri Hermansyah mengamankan kemitraan ini menempatkan UI sebagai pemain utama dalam peta jalan hilirisasi nasional.
Selain pembangunan fasilitas riset, kerja sama ini juga mencakup tujuh program strategis lain, mulai dari beasiswa, rekrutmen prioritas, riset bersama, program ESG, hingga proyek tripartit Indonesia–Tiongkok–Huayou.
Dengan kerja sama ini, UI tidak hanya menjadi institusi pendidikan, tetapi juga kekuatan strategis dalam transformasi industri nasional.
| Ahmad Gamal Minta Sivitas Akademika UI Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi yang Hidup |
|
|---|
| Naikkan Peringkat, UI Perkuat Internasionalisasi Riset Melalui Program Global Reach |
|
|---|
| UI Terima Permintaan Maaf Teguh Dartanto atas Pelanggaran Integritas Akademik yang Melibatkan Bahlil |
|
|---|
| Prof Heri Hermansyah Resmi Jadi Advisor SCNU: Lompatan Besar UI ke Panggung Akademik Global |
|
|---|
| Kolaborasi Tsinghua University, Rektor UI Prof Heri: Kembangan Vaksin Dengue Berbasis Teknologi mRNA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Rektor-UI-Langkah-Visioner.jpg)