Rabu, 22 April 2026

Honda DBL with Kopi Good Day 2025

Double Elimination yang Kembali Hadir di DBL Jakarta Championship 2025

Sistem double elimination masih digunakan di DBL Jakarta Championship 2025. Tim yang dua kali kalah otomatis akan tereliminasi dari fase tersebut.

|
dok. DBL Indonesia
Potret agenda technical meeting DBL Jakarta Championship 2025 saat masing-masing finalis mengambil undian. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta Championship resmi dimulai.

Di gelar di GOR Bulungan, Jakarta Selatan pada 20-28 Oktober 2025, turnamen puncak tersebut siap mempertemukan finalis dari seluruh region Jakarta.

Rangkaian ini merupakan yang terakhir sebelum melangkah ke Final DBL Jakarta Indonesia Arena pada 21 November 2025.

Di final, hanya akan ada dua tim terkuat untuk memperebutkan gelar juara DBL Jakarta.

Namun, ada yang berbeda di musim ini. Setelah dua musim terakhir sukses menggunakan sistem double elimination, DBL Jakarta Championship 2025 tidak hanya mempertahankan format tersebut, tetapi juga menghadirkan beberapa perombakan yang membuat persaingan semakin sengit dan menarik.

Lebih banyak pesaing

Jika sebelumnya hanya ada delapan tim putra dan delapan tim putri, di musim ini akan ada 10 tim putra dan 10 tim putri.

Hal tersebut karena pada musim ini DBL Jakarta dipecah menjadi lima region: North, West, Central, East, dan South Jakarta.  Format baru ini meningkatkan jumlah tim yang lolos ke fase Championship.  

Dengan semakin bertambahnya pesaing, kesulitan juga akan semakin bertambah. Setiap tim harus berusaha lebih keras untuk menentukan langkahnya menuju Indonesia Arena.

Sistem double elimination masih digunakan, setiap tim punya dua kesempatan 'dua nyawa' selama fase Championship.  

Tim yang dua kali kalah otomatis akan tereliminasi dari fase tersebut.

Nantinya, bagan dibagi menjadi kiri dan kanan, masing-masing diisi finalis dari region berbeda. 

Dengan sistem ini, tim dari region yang sama tidak akan saling bertemu di awal fase Championship.  

Namun, peluang duel panas tetap terbuka, juara dari satu region bisa langsung menghadapi runner-up atau bahkan juara region lain sejak laga awal. 

Di DBL Jakarta Championship 2025, sistem seeding diterapkan untuk menjaga keseimbangan persaingan.  

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved