Wawancara Eksklusif
Dana Transfer Pusat Dipangkas, Bupati Karawang Aep Batalkan Perbaikan Kantor dan Perjalanan Dinas
Dana Transfer Pusat Dipangkas, Bupati Karawang Aep Batalkan Perbaikan Kantor dan Perjalanan Dinas
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE. COM, KARAWANG -- Aep Syaepuloh telah sembilan bulan menjabat sebagai Bupati Karawang sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025.
Ia bersama pasangannya Maslani mengusung visi sekaligus tagline Karawang Maju.
Dalam wawancara eksklusif bersama WartaKotalive.com, Bupati Aep memaparkan sejumlah program kerjanya yang fokus pada infrastruktur serta tantangan adanya pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.
Berikut wawancara reporter Warta Kota Network Muhammad Azzam dengan Aep Syaepuloh di ruang kerjanya pada Senin, 13 Oktober 2025:
1. Bupati Karawang memiliki visi sekaligus menjadi tagline Karawang Maju, bisa dijelaskan hal tersebut?
Kami memiliki visi Kabupaten Karawang ini Karawang Maju. Kenapa ini bahwa Karawang salah satu dijadikan supporting di ibu kota Jakarta dan kami juga dekat dengan Bandung merupakan pusat pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kami melihat bahwa pertumbuhan perekonomian ada di Karawang, industrial di Karawang sangat tinggi, selain kami juga memiliki lahan persawahan, dimana alhamdulillah kami memiliki komitmen landasan dasar bahwa Karawang terkenal lumbung padi terbanyak kedua setelah Indramayu dengan menghasilkan 1,350 juta ton per tahun gabah kering panen (GKP).
Baca juga: Dugaan Malapraktik di RS Hastien Menguat, Dinkes Karawang Kerahkan Tim Ahli Bedah Investigasi
Dan kami ada banyak proyek strategis nasional (PSN) ruas Jalan tol Jakarta-Cikampek Selatan atau Japek 2. Ada tol Setul- Karawang yang tengah proses pembangunan. Kami berharap dengan pertumbuhan dan perkembangan di Karawang ini harus betul-betul maju.
Dulu Karawang itu tagline nya Interasih yakni Indah, Tertib Aman dan bersih. Tentu, saya yakin itu sudah semua. Jadi sekarang visinya Karawang Maju semuanya harus maju.
2. Apa saja yang menjadi fokus bapak dalam kepemimpinan sebagai Bupati Karawang?
Saya sebagai bupati punya komitmen pelayanan masyarakat itu, kesehatan diakses dengan mudah.
Tidak ada lagi masyarakat sakit tidak bisa bayar BPJS karena kami punya program UHC (Universal Health Coverage), anggarannya capai Rp 300 miliar lebih.
Lalu, ada Karawang Cerdas, anggaran Rp 25 miliar bukan anak-anak pintar saja tapi anak-anak yang tidak punya orangtua dan kurang mampu bisa mendapatkan program tersebut.
Kemudian, infrastruktur kesehatan kami baru menyelesaikan pembangunan RSUD Rengasdengklok tipe C.
September saat hari jadi karang sudah softopening dan awal 2026 bisa beroperasi.
Bupati Karawang
Dana transfer pusa
dana pusat dipangkas
pemangkasan dana
Aep Syaepuloh
Eksklusif
Multiangle
| Target 100 Persen Air Bersih 2028, Perseroda PITS Bangun IPA Anke dan Cisadane di Tangsel |
|
|---|
| Mengulik Peran DPR sebagai 'Rumah Rakyat' di Tengah Isu Ketidakpercayaan Publik |
|
|---|
| Wawancara Eksklusif: Zero New Stunting 2026, Pemkot Depok Genjot Edukasi Keluarga |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco Ungkap Cara Jitu Tingkatkan Penggunan Transportasi Umum |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco Ungkap Strategi Tembus Kursi Pimpinan DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PERBAIKAN-KANTOR-BATAL-Bupati-Karawang-Aep-Syaepuloh-t.jpg)