Sabtu, 11 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Program MBG 10 Ribu Per Porsi Bisa Masuk Telur dan Ayam, BGN Perketat Pengawasan

Badan Gizi Nasional klaim Rp 10.000 per porsi cukup untuk telur dan ayam, Nanik ingatkan dapur tidak boleh mark-up bahan baku.

Antara/Mohammad Ayudha
ANGGARAN MBG - Presiden Prabowo Subianto sudah menghitung sendiri bahwa telur dan ayam dapat masuk ke menu MBG meski satu porsi menu MBG dipatok dengan anggaran Rp 10.000 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menegaskan anggaran Rp 10.000 per porsi MBG cukup untuk telur dan ayam, sambil mengingatkan dapur agar tak menyalahi aturan.

Nanik menegaskan, Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menghitung bahwa menu MBG tetap dapat memuat ayam dan telur meski satu porsi dibatasi Rp 10.000.

“Pak Prabowo sampai menghitung sendiri menu itu, dan beliau menyimpulkan Rp 10.000 masih bisa pakai ayam dan telur,” kata Nanik dalam Rapat Koordinasi Kejadian Menonjol terkait MBG, Selasa (14/10/2025), dikutip dari siaran pers.

Dia memperingatkan dapur-dapur MBG agar tidak mengambil keuntungan berlebih dari bahan baku dan menegaskan agar tidak ada praktik pengurangan bahan.

“Jangan di-mark up. Anggaran bahan baku harus penuh. Selain susu, harus ada dua lauk, bukan satu,” ujar Nanik.

Baca juga: Akan Beroperasi Akhir Oktober 2025, SPPG Polsek Palmerah Gelar Food Test MBG untuk 4.000 Siswa

Baca juga: Pengusaha Rempah Klaim Berkat MBG Penjualan Naik, Pedagang Pasar Tradisional: Omzet Turun 70 Persen

Nanik mengakui masih terdapat kesalahan dalam pelaksanaan program MBG dan menyoroti sejumlah dapur mitra yang belum memenuhi standar kelayakan.

“Dari Kuningan sampai NTB, saya melihat beberapa dapur tidak layak. Saat awal launching, dapur yang belum diepoksi tidak boleh beroperasi. Tapi sekarang, banyak yang belum diepoksi tapi sudah jalan,” kata Nanik.

Dia menekankan pentingnya tanggung jawab bersama antara BGN, mitra dapur, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperbaiki kekurangan dan menjaga integritas pelaksanaan program MBG.

“Kita harus akui ini kelalaian bersama. Ini salah BGN, mitra, dan SPPG, yang harus diperbaiki bersama,” tegas Nanik.

Dia berpesan agar seluruh unsur pelaksana saling mengingatkan dan menjaga integritas program, termasuk ahli gizi dan akuntan yang mengawal menu MBG.

“Tolongan saling mengingatkan ahli gizi dan akuntan untuk mengawal menu ini,” pungkas Nanik, menegaskan pentingnya pengawasan ketat agar program berjalan sesuai standar.

Sumber: Kompas.com

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved