Berita Internasional
Elon Musk Ejek Donald Trump Usai Pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Konglomerat Elon Musk ejek Presiden Amerika Serikat Donald Trump usai pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
WARTAKOTALIVE.COM - Konglomerat Elon Musk ejek Presiden Amerika Serikat Donald Trump usai pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Sebelumnya dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB, Donald Trump menyerang habis-habisan pengembangan energi terbarukan atau hijau yang terus diupayakan oleh banyak negara sebagai bagian dari transisi energi global.
Menurut Trump, energi terbarukan merupakan energi paling mahal yang pernah diciptakan.
“Energi paling mahal yang pernah diciptakan. Dan itu dikatakan sebagai energi. Seharusnya Anda mendapatkan keuntungan dari energi, bukan rugi. Anda rugi, pemerintah harus memberi subsidi. Anda tidak bisa menghapusnya tanpa subsidi besar-besaran," ujarnya.
Bahkan, Trump secara blak-blakan menyebut energi hijau sebagai penipuan dan jika tidak segera ditinggalkan, maka akan berdampak buruk bagi negara.
Dia mencontohkan Jerman yang menurutnya menuju jurang kebangkrutan akibat pengembangan energi hijau. Beruntung, imbuhnya, Jerman "sadar" dan kembali mengandalkan energi fosil.
Pernyataan Trump ini sepertinya membuat berang pengusaha mobil listrik salah satunya Elon Musk.
Diketahui Elon Musk merupakan pendiri mobil pintar Tesla yang fokus dalam pengembangan energi baterai yang disebut ramah lingkungan ketimbang bahan bakar minyak (BBM).
Pemilik platform X itu pun kemudian mengejek Trump di platform miliknya pada Jumat (26/9/2025).
Musk membagikan foto Trump yang tengah di bibir pantai sambil menyusun kerang.
Diketahui kerang kerap diidentikkan dengan energi fosil yakni setara BBM.
Musk kemudian menulis Formasi kerang keren ditemukan saat berjalan-jalan di pantai.
Unggahan itu kemudian langsung dilihat 2,7 juta pengguna X hanya jelang satu jam setelah diunggah.
Baca juga: Banyak Siswa Keracunan, Latar Belakang Pejabat MBG Disorot
Diketahui sebelumnya Elon Musk sempat menjadi tim sukses kemenangan Donald Trump di Pilpres Amerika Serikat setahun lalu.
Namun demikian tak sampai setahun, hubungan Musk dan Trump terkoyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Foto-CEO-dan-Pendiri-Tesla-Elon-Musk.jpg)