Berita Nasional
Biar Enggak Lupa, Begini Cara Pantau Update Tuntutan 17+8
Unjuk rasa besar di Indonesia pada akhir bulan Agustus 2025 menciptakan tuntutan 17+8 untuk pemerintah dan DPR RI.
WARTAKOTALIVE.COM - Unjuk rasa besar di Indonesia pada akhir bulan Agustus 2025 menciptakan tuntutan 17+8 untuk pemerintah dan DPR RI.
Tuntutan 17+8 itu telah diserahkan influencer dan aktivis ke DPR RI pada Rabu (3/9/2025).
Ada 17 tuntutan yang sudah jatuh tempo dan harus segera diselesaikan pemerintah pada Jumat (5/9/2025).
Sementara 8 tuntutan harus diselesaikan 31 Agustus 2025.
Kebiasaan masyarakat Indonesia yang kerap lupa dengan sebuah isu membuat masyarakat menciptakan sebuah platform bernama bijakmemantau.id.
Platform tersebut diciptakan khusus untuk memantau perkembangan tuntutan 17+8.
Di mana platform tersebut terus mengupdate tuntutan mana saja yang sudah mulai dikerjakan pemerintah dan DPR RI dan tuntutan mana saja yang belum ada kejelasan pengerjaannya.
Misalnya saja dari data yang diperbaharui pada Senin (8/9/2025) pukul 18.57 dijelaskan bahwa ada 12 tuntutan yang mulai dikerjakan pemerintah dan DPR RI.
Namun ada 7 tuntutan yang belum digubris serta 3 tuntutan yang justru malah mundur.
Pun ada 3 tuntutan yang masih harus dikawal masyarakat bersama.
Tiga tuntutan yang dianggap malah mundur seperti Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran, Tangkap, adili, dan proses hukum secara transparan para anggota dan komandan yang memerintahkan dan melakukan tindakan kekerasan, dan Hentikan kekerasan oleh kepolisian dan taati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia.
Reformasi partai politik yang belum berjalan juga menjadi salah satu tuntutan yang dianggap belum ditanggapi oleh para politisi negara.
Belum diketahui siapa yang membuat platform tersebut.
Dalam keterangan website hanya dijelaskan bahwa platform itu merupakan platform independen buat bantu mantau pemerintah yang kita sudah pilih dan gaji ramai-ramai.
Sebab pembuat platform percaya kalau kebijakan yang baik lahir dari keseimbangan antara kesadaran publik dan dukungan bagi pembuat kebijakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/TUNTUTAN-RAKYAT-Kolektif-178-Indonesia-Berbenah-menyampaikan-surat-berisi-178-Tuntutan-Rakyat.jpg)