Minggu, 31 Mei 2026

Iduladha 2026

Pria di Ciputat Tangsel Terbakar Hebat Saat Bakar Sate Daging Kurban, Pertalite Picu Kobaran Api

Pria di Ciputat Tangsel Terbakar Hebat Saat Bakar Sate Daging Kurban, Pertalite Picu Kobaran Api

Tayang:
AI (Kecerdasan Buatan)/tidak ada
PRIA TERBAKAR - Peristiwa mengerikan menimpa seorang pria berinisial DF (29), warga yang menetap di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten Akibat kecerobohan yang tidak disengaja. DF kini harus berjuang melewati masa kritis di ruang perawatan intensif rumah sakit setelah menderita luka bakar sangat serius yang melepuhkan hampir seluruh bagian tubuhnya, saat hendak membakar sate daging kurban. 

Ringkasan Berita:
  • Tragedi Idul Adha: Niat hati ingin menikmati sate dari daging kurban, seorang pemuda di Ciputat justru mengalami musibah fatal hingga sekujur tubuhnya terbakar.
  • Modus Picu Api: Korban menyiramkan bensin jenis Pertalite dari kantong plastik ke arah arang yang sedang menyala dibantu tiupan kipas angin.
  • Luka Bakar Serius: Akibat sambaran api yang agresif, korban menderita luka bakar hingga 80 persen dan harus dirujuk ke RS Pusat Pertahanan Negara.

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN – Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan dalam merayakan Hari Raya Idul Adha seketika berubah menjadi tragedi memilukan yang menyayat hati.

Niat hati seorang pemuda untuk menikmati hidangan sate dari daging kurban bersama keluarga, justru berujung pada petaka besar yang mengancam keselamatan jiwanya.

Insiden tragis ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat luas akan bahayanya meremehkan penggunaan bahan bakar di dekat sumber api.

Baca juga: Awas Kolesterol Melonjak Usai Pesta Sate Kurban! Redam Segera dengan 8 Makanan Alami Ini

Peristiwa mengerikan tersebut menimpa seorang pria berinisial DF (29), warga yang menetap di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Akibat kecerobohan yang tidak disengaja, DF kini harus berjuang melewati masa kritis di ruang perawatan intensif rumah sakit setelah menderita luka bakar sangat serius yang melepuhkan hampir seluruh bagian tubuhnya.

Kronologi Petaka: Berawal dari Bara Api yang Redup

Gemerlap malam takbiran dan aroma khas pembakaran daging kurban sedianya menghiasi lingkungan sekitar pada Rabu (27/5/2026) malam.

Sekitar pukul 19.30 WIB, DF yang telah mendapatkan pembagian daging kurban pada siang harinya, bersiap-siap untuk mengolah daging tersebut menjadi sate di area rumah kontrakannya.

Langkah demi langkah dipersiapkan oleh korban.

Mulai dari menusuk daging hingga menata arang di dalam wadah pemanggangan.

Namun, ketika korek api mulai dinyalakan, arang bambu yang digunakannya tak kunjung berubah menjadi bara api yang merah merona.

Agar proses pembakaran bisa berjalan lebih cepat, DF berinisiatif menggunakan bantuan sebuah kipas angin elektrik untuk meniupkan angin ke arah tumpukan arang.

Merasa kepulan asap dan nyala api masih kurang optimal, DF memutuskan untuk mengambil jalan pintas yang sangat berbahaya.

Ia melangkah keluar menuju warung kelontong yang berada tepat di depan rumah kontrakannya untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sebanyak satu liter.

Baca juga: Pegadaian Wilayah VIII Salurkan 1.800 Paket Daging Kurban

Oleh penjual warung, bensin tersebut dikemas dan dimasukkan ke dalam selembar kantong plastik bening.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved