Selasa, 2 Juni 2026

Iduladha 2026

Pria di Ciputat Tangsel Terbakar Hebat Saat Bakar Sate Daging Kurban, Pertalite Picu Kobaran Api

Pria di Ciputat Tangsel Terbakar Hebat Saat Bakar Sate Daging Kurban, Pertalite Picu Kobaran Api

Tayang:
AI (Kecerdasan Buatan)/tidak ada
PRIA TERBAKAR - Peristiwa mengerikan menimpa seorang pria berinisial DF (29), warga yang menetap di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten Akibat kecerobohan yang tidak disengaja. DF kini harus berjuang melewati masa kritis di ruang perawatan intensif rumah sakit setelah menderita luka bakar sangat serius yang melepuhkan hampir seluruh bagian tubuhnya, saat hendak membakar sate daging kurban. 

"Korban membeli bensin jenis Pertalite sebanyak satu liter yang dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk membantu menyalakan api," ujar Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, saat memberikan konfirmasi resmi mengenai kronologi kejadian.

Sambaran Kilat Api yang Melalap Sekujur Tubuh

Petaka hebat pun terjadi dalam hitungan detik ketika DF kembali ke tempat pemanggangan.

Sembari memegang kantong plastik berisi Pertalite, ia perlahan menuangkan cairan mudah terbakar itu langsung ke atas arang yang sebenarnya sudah menyimpan hawa panas.

Kombinasi antara uap bensin yang menguap cepat di udara terbuka, siraman cairan Pertalite, serta embusan angin kencang dari kipas angin menciptakan efek domino yang mematikan.

Tanpa ampun, api langsung menyambar uap bensin di dalam plastik dan menjalar cepat layaknya kilat, langsung melalap pakaian serta tubuh DF yang berdiri sangat dekat dengan pusat api.

Dalam sekejap, tubuh pemuda berusia 29 tahun itu menjelma menjadi kobaran api.

Rasa sakit yang luar biasa membuat DF berteriak histeris meminta pertolongan. Jeritan memilukan tersebut memecah keheningan malam dan memancing kedatangan warga sekitar.

Dengan peralatan seadanya, para tetangga bergotong-royong mencoba memadamkan api yang melekat di tubuh korban hingga akhirnya berhasil dijinakkan.

Kondisi Kritis: Luka Bakar Mencapai 80 Persen

Melihat kondisi korban yang sudah sangat mengenaskan dengan kulit yang melepuh, warga langsung melarikan DF ke Rumah Sakit (RS) Helsa Ciputat guna mendapatkan tindakan medis penanganan pertama.

Namun, tim dokter di lokasi menyadari bahwa tingkat keparahan luka yang dialami DF berada di stadium yang sangat mengkhawatirkan.

Guna menyelamatkan nyawanya, DF akhirnya harus dirujuk secara darurat menuju Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman Jakarta untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif dan komprehensif oleh dokter spesialis bedah plastik.

"Badan dia kebakar hampir 80 persen menurut orang yang menolong," tutur Kompol Bambang Askar Sodiq dengan nada prihatin.

Angka 80 persen menunjukkan bahwa hampir tidak ada bagian kulit korban yang luput dari jilatan api maut tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved