Rabu, 29 April 2026

Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek

Tunggu Keputusan KNKT, 24 Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan Hari Ini, Berikut Daftarnya

Insiden KRL di Stasiun Bekasi Timur sebabkan 106 korban, pemerintah fokus penanganan dan keselamatan.

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
TABRAKAN KERETA - Puing kecelakaan KRL PLB 5568A (CL KPB–CKR) dan PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Rabu (29/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah melalui Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan penanganan korban sebagai prioritas dalam insiden KRL Bekasi Timur.
  • Dari 106 korban, 15 meninggal dan puluhan masih dirawat.
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan layanan dipulihkan bertahap setelah uji keselamatan dan investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi, serta memberikan pengembalian tiket penuh bagi penumpang terdampak.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penanganan korban menjadi fokus utama dalam insiden yang terjadi di wilayah Bekasi Timur.

Hingga saat ini, total korban tercatat sebanyak 106 penumpang, terdiri dari 15 meninggal dunia dan 91 luka-luka, dengan 38 penumpang telah diperbolehkan pulang dan sisanya masih dalam perawatan di rumah sakit.

“Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang optimal. Untuk operasional KRL, pembukaan kembali akan dilakukan setelah seluruh aspek keselamatan dinyatakan terpenuhi, termasuk hasil clearance dari KNKT. Saat ini sedang dilakukan uji coba sarana, persinyalan, dan kesiapan stasiun,” ujar Dudy dalam siaran tertulis pada Rabu (29/4/2026).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban atas kejadian yang menimbulkan duka ini.

“Kami tidak henti-hentinya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga korban dan pelanggan yang terdampak. Total korban saat ini 106 orang, dengan 15 meninggal dunia. Sebanyak 53 penumpang masih dirawat di rumah sakit dan 38 lainnya telah dipulangkan,” jelas Bobby.

Baca juga: AHY: Laki-laki dan Perempuan Sama Saja Tak Bole Jadi Korban! Sistem Transportasi yang Harus Dibenahi

Ia menambahkan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian, yang berlangsung hingga sekitar 10 jam untuk memastikan seluruh penumpang dapat tertangani dengan baik. Selanjutnya dilakukan penanganan sarana, termasuk evakuasi rangkaian KRL yang terdampak.

Dalam proses pemulihan, jalur hilir Bekasi–Tambun telah dibuka sejak Selasa dini hari (27/4) pukul 01.30 WIB. Jalur hulu juga telah dinyatakan aman untuk dilalui dengan pembatasan kecepatan 30 km/jam, sesuai rekomendasi keselamatan.

KAI bersama regulator dan pihak terkait terus melakukan evaluasi menyeluruh, baik internal maupun eksternal, serta mendukung penuh proses investigasi oleh KNKT. Selain itu, KAI dan Kementerian Perhubungan juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan keselamatan, termasuk penertiban perlintasan sebidang dan pemenuhan standar keselamatan di lapangan.

Dalam masa pemulihan ini, KAI menyiagakan dua posko selama 14 hari, yaitu di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan KA Jarak Jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian bea tiket.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI memastikan seluruh pelanggan terdampak tetap mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

“KAI berkomitmen memberikan pelayanan kepada seluruh pelanggan, termasuk proses pengembalian bea tiket bagi perjalanan yang dibatalkan sebesar 100 persen. Informasi akan terus kami perbarui secara berkala,” ujar Anne.

“KAI memastikan bahwa pemulihan layanan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama, serta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan layanan kembali berjalan dengan baik,” tutup Anne.

Sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh pada 29 April 2026 dibatalkan, yaitu:

1.    KA 263 Ambarawa Ekspres (SBI–SMC)

2.    KA 264 Ambarawa Ekspres (SMC–SBI)

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved