Berita Nasional
Munas X LDII Resmi Dibuka, Menhaj Minta LDII Jadi Perekat Bangsa
Menteri Haji dan Umroh KH Mochamad Irfan Yusuf mengajak LDII untuk menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat.
Penulis: Angga Bhagya Nugraha | Editor: Fredderix Luttex
WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta —
Menteri Haji dan Umroh KH Mochamad Irfan Yusuf mengajak LDII untuk menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat. Ia menegaskan, membangun Indonesia adalah kerja kolektif.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Tidak ada satu pihakpun yang bisa berjalan sendiri. Ketika bisa berjalan bersama, maka tidak hanya kuat, tetapi juga akan dihormati dunia,” pungkasnya.
Lebih lanjut, ia menilai, tema Munas X LDII sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo, “Presiden menegaskan, Indonesia harus swasembada pangan, air, dan energi. Apapun yang terjadi di dunia luar, jika sudah swasembada pangan, air dan energi, maka tidak akan terpengaruh,” ujarnya. Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menegaskan peran strategis organisasi kemasyarakatan Islam dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global.
Ketua Umum LDII Chriswanto Santoso mengatakan Munas X menjadi momentum evaluasi kepengurusan periode 2021–2026 sekaligus merumuskan program strategis yang adaptif terhadap perubahan lingkungan global. “Kita tetap harus survive. Mereka perang, kita harus punya daya tahan. Ini tanggung jawab kita semua agar Indonesia tetap kuat,” kata Chriswanto dalam pembukaan Munas di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan, ketahanan nasional tidak hanya berkaitan dengan aspek militer, tetapi juga mencakup ketahanan energi, pangan, ekonomi, hingga budaya yang harus diperkuat secara menyeluruh. Menurut dia, LDII sebagai bagian dari komponen bangsa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk merespons dampak konflik global yang memengaruhi berbagai sektor.
Chriswanto menyebutkan LDII memiliki delapan program prioritas yang relevan dengan agenda pemerintah, di antaranya pembangunan sumber daya manusia, penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi syariah, energi baru terbarukan, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, serta teknologi digital.
Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia menjadi fokus utama agar kekayaan bangsa dapat dikelola oleh masyarakat Indonesia sendiri.
Munas X LDII yang berlangsung pada 7–9 April 2026 diikuti ratusan peserta secara langsung serta ribuan peserta dari seluruh Indonesia secara daring, dengan agenda evaluasi, penyusunan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru.
| BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM |
|
|---|
| BNPP Evaluasi Program Perbatasan, Dorong Sinkronisasi Program Kementerian-Lembaga |
|
|---|
| Penjelasan Airlangga Soal Harga Avtur Naik Akibat Perang Timteng, Tiket Pesawat Naik 13 Persen |
|
|---|
| Petisi Ahli Bela Polda Metro, Sebut Gugatan Soal Kasus Roy Suryo Dinilai Prematur |
|
|---|
| Terungkap 88,8 Persen Masyarakat Puas Penyelenggaraan Angkutan Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pembukaan-Munas-X-Lembaga-Dakwah-Islam-Indonesia-LDII_01.jpg)