Jumat, 24 April 2026

Berita Nasional

Munas X LDII Resmi Dibuka, Menhaj Minta LDII Jadi Perekat Bangsa

Menteri Haji dan Umroh KH Mochamad Irfan Yusuf mengajak LDII untuk menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
MUNAS X LDII - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, bersama Ketua Umum LDII Chriswanto Santoso, dan pejabat tinggi lainya, memukul gong sebagai tanda pembukaan Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII di Jakarta, Selasa (7/4/2026). Munas X LDII menegaskan peran strategis organisasi kemasyarakatan Islam dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global. Munas tersebut akan berlangsung hingga 9 April 2026. 

 

WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta — 

Menteri Haji dan Umroh KH Mochamad Irfan Yusuf mengajak LDII untuk menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat. Ia menegaskan, membangun Indonesia adalah kerja kolektif.
 “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Tidak ada satu pihakpun yang bisa berjalan sendiri. Ketika bisa berjalan bersama, maka tidak hanya kuat, tetapi juga akan dihormati dunia,” pungkasnya.

Lebih lanjut, ia menilai, tema Munas X LDII sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo, “Presiden menegaskan, Indonesia harus swasembada pangan, air, dan energi. Apapun yang terjadi di dunia luar, jika sudah swasembada pangan, air dan energi, maka tidak akan terpengaruh,” ujarnya. Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menegaskan peran strategis organisasi kemasyarakatan Islam dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global.

Pembukaan Munas X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)_02
MUNAS X LDII - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, bersama Ketua Umum LDII Chriswanto Santoso, memberikan sambutan saat pembukaan Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII di Jakarta, Selasa (7/4/2026). Munas X LDII menegaskan peran strategis organisasi kemasyarakatan Islam dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global. Munas tersebut akan berlangsung hingga 9 April 2026.

Ketua Umum LDII Chriswanto Santoso mengatakan Munas X menjadi momentum evaluasi kepengurusan periode 2021–2026 sekaligus merumuskan program strategis yang adaptif terhadap perubahan lingkungan global. “Kita tetap harus survive. Mereka perang, kita harus punya daya tahan. Ini tanggung jawab kita semua agar Indonesia tetap kuat,” kata Chriswanto dalam pembukaan Munas di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, ketahanan nasional tidak hanya berkaitan dengan aspek militer, tetapi juga mencakup ketahanan energi, pangan, ekonomi, hingga budaya yang harus diperkuat secara menyeluruh. Menurut dia, LDII sebagai bagian dari komponen bangsa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk merespons dampak konflik global yang memengaruhi berbagai sektor.

Chriswanto menyebutkan LDII memiliki delapan program prioritas yang relevan dengan agenda pemerintah, di antaranya pembangunan sumber daya manusia, penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi syariah, energi baru terbarukan, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, serta teknologi digital.

Pembukaan Munas X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)_04
MUNAS X LDII - Ketua Umum LDII Chriswanto Santoso, memberikan sambutan saat pembukaan Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII di Jakarta, Selasa (7/4/2026). Munas X LDII menegaskan peran strategis organisasi kemasyarakatan Islam dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global. Munas tersebut akan berlangsung hingga 9 April 2026.

 

Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia menjadi fokus utama agar kekayaan bangsa dapat dikelola oleh masyarakat Indonesia sendiri.

Munas X LDII yang berlangsung pada 7–9 April 2026 diikuti ratusan peserta secara langsung serta ribuan peserta dari seluruh Indonesia secara daring, dengan agenda evaluasi, penyusunan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved