Kebakaran
Duka Martin: Rumah Ludes dan Mata Pencaharian Terputus Imbas Kebakaran SPBE Bekasi
Duka Martin: Rumah Ludes dan Mata Pencaharian Terputus Imbas Kebakaran SPBE Bekasi
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Budi Sam Law Malau
Ringkasan Berita:
- Martin, warga terdampak kebakaran SPBE Bekasi, kehilangan dua rumah dan tiga kios produktif di atas lahan seluas 180 meter persegi yang kini rata dengan tanah.
- Selain bangunan, aset berharga seperti motor, peralatan elektronik, hingga dokumen penting (SHM) ikut hangus, membuat korban kehilangan tempat tinggal dan modal usaha.
- Korban kini mengungsi di rumah tetangga dan mendesak pengelola SPBE untuk segera memberikan pertanggungjawaban serta bantuan pemulihan tempat tinggal.
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI – Harapan Martin untuk bangun pagi dan melayani pelanggan nasi uduknya seketika sirna.
Kebakaran hebat yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam, tidak hanya menghanguskan rumahnya tetapi juga seluruh hidup Martin.
Pria paruh baya ini harus menyaksikan bangunan seluas 15 x 12 meter miliknya rata dengan tanah.
Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pengelola SPBE Ganti Rugi kepada Warga Terdampak Kebakaran
Tak ada yang tersisa selain puing-puing hitam yang masih menyisakan hawa panas.
Kehilangan Segalanya dalam Semalam
Bagi Martin, lokasi tersebut adalah segalanya.
Di atas lahan itulah berdiri dua rumah tinggal dan tiga kios yang menjadi tumpuan ekonomi keluarganya.
Ketiga kios tersebut selama ini disewakan untuk usaha sol sepatu, penjual sayuran, dan warung nasi uduk.
"Ini hancur semua. Satu kios sol sepatu, satu sayuran, dan satu lagi nasi uduk tempat saya biasa cari nafkah," ujar Martin dengan nada getir saat ditemui di lokasi, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Lukai 13 Warga, Polisi Dalami Penyebab Kebakaran SPBE Bekasi
Amukan si jago merah juga tidak pandang bulu terhadap barang berharga.
Martin merinci deretan harta benda yang kini menjadi abu: mulai dari sepeda motor, mesin cuci, kulkas, hingga perangkat sound system.
Yang paling menyesakkan, dokumen vital seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) dan surat-surat kendaraan pun tak sempat diselamatkan.
Menanti Pertanggungjawaban di Tengah Ketidakpastian
Saat ini, Martin dan keluarganya terpaksa menumpang di rumah tetangga.
Kehilangan rumah berarti kehilangan perlindungan, dan kehilangan kios berarti kehilangan nafas ekonomi.
Kebakaran SPBE bekasi
SPBE Cimuning
SPBE Cimuning meledak
ledakan SPBE Cimuning
Rumah ludes terbakar
| Kebakaran Hebat Gudang Ekspedisi di Depok, Saksi Sebut Ada Ledakan 20 Menit |
|
|---|
| Kebakaran Terjadi di Lubang Buaya Jaktim, Satu Orang Dikabarkan Tewas |
|
|---|
| Empat Kios di Cakung Terbakar Kamis Dini Hari, 65 Personel Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| Kebakaran Gedung Kemendagri Jaksel Merembet ke Rumah Warga, Burung Peliharaan Mati Terpanggang |
|
|---|
| Gedung Ditjen Bina Pemdes Terbakar, Kemendagri Pastikan Layanan kepada Masyarakat Tetap Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Martin-korban-imbas-kebakaran-SPBE-vinuning.jpg)